Pengcab Dukung Pembangunan GOR Siantar, Namun ada Syaratnya

Rapat teknis pengurus KONI Siantar dipimpin Ketua Jayadi Sagala dengan Pengcab olah raga yang atletnya lolos ke Porprovsu, mengundang pihak Pemko diwakili Kabag Humas dan Protokoler, M Hamam Sholeh.

Siantar, Lintangnews.com | Pengurus Cabang (Pengcab) olah raga di Kota Siantar menyatakan mendukung pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur untuk mengganti GOR yang sudah tidak dapat difungsikan lagi saat ini.

Namun Pemko Siantar diharapkan jangan hanya membangun sarana GOR, namun harus memperhatikan prasarana olah raga yang dibutuhkan Pengcab.

Pernyataan itu disampaikan Pengcab olah raga, khususnya yang lolos Pekan Olah Raga Wilayah (Porwil) baru-baru ini yakni, Pengcab Perpani dan Kodrat,  saat rapat teknis persiapan atlet, terutama masalah anggaran, di aula SMA Negeri 4, Jalan Patimura, Kamis (13/9//2018) sore, dalam menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan dilaksanakan di Medan pada November mendatang.

Rapat dipimpin Ketua Komite Olah Raga Indonesia (KONI), Jayadi Sagala, didampingi Wakil Ketua Raja Ahab Damanik, Gempar Purba, SPd, Ketua Bidang Pembinaan Amos Panggabean dan Sekretaris Richard Simanjuntak, serta dihadiri Sekda Budi Utari diwakili Kabag Humas dan Protokoler Pemko M Hamam Sholeh.

Jayadi menekankan, rapat khususnya membicarakan anggaran pemusatan latihan (TC), biaya mengikuti Porprovsu dan pembangunan GOR sebagai sarana olah raga yang akan disampaikan ke pihak Pemko Siantar.

Menanggapi hal itu, Hamam Sholeh menegaskan, kalau Sekda menyatakan permohonan anggaran untuk Porprovsu akan dibantu, pasti akan dibantu.

Menyinggung pembangunan GOR yang dinilainya ada pro dan kontra, Sholeh menjelaskan, saat ini ditangani Setdako dan konstruksinya sudah dirancang tim selama setahun menjadi 5 lantai dan akan dibangun dengan cara bangun guna serah (BOT) berbiaya Rp 228 miliar.

“GOR akan dibangun di lantai 5 tipe A, dengan kapasitas tempat duduk 3.000 kursi dan akan dibangun beberapa ruangan yang dapat digunakan untuk sekretariat KONI dan Pengcab, sedang empat lantai lainnya sebagai lokasi bisnis,” sebut Sholeh.

Terkait keraguan Pengcab tentang anggaran Porprovsu, Jayadi menegaskan, KONI sudah berupaya dengan mengajukan anggaran ke Pemko Siantar, termasuk mendekati pihak swasta dan berencana melaksanakan even catur untuk penggalangan dana dalam waktu dekat.

“Ini agar anggaran Porprovsu itu terealisasi, kami meminta Pengcab bersama-sama pengurus KONI untuk menemui Ketua DPRD dalam waktu dekat,” papar Jayadi. (elisbet)