Penjambret HP di Jalinsum Damuli Labura Ditangkap dan Rekannya DPO

Tersangka begal diamankan personil Polsek Kualuh Hulu.

Labura, Lintangnews.com | Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu berhasil menangkap Andi Ardiansyah alias Andi Galib (32), warga Dusun III Kampung Banjar, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Ini terkait tindak pencurian dengan kekerasan di SPBU Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Dusun Sukamulia, Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan. Kamis (19/9/2019) sekira pukul 05.15 WIB.

Benar subuh tim Reskrim menangkap begal,” ujar Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Asmon Bufitra kepada wartawan via telepon seluler.

Adapun dasar penangkapan yaitu Laporan Polisi nomor : LP/168/IX/2019/SU/RES.LBH/ SEK KL.HULU tentang tindak pidana pencurian, dengan korban Dwi Eka Warni (29), warga Dusun Pemudilan, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan dan kerugian 1 unit handphone (HP) merk Oppo A83.

AKP Asmon menuturkan, awalnya Senin (9/9/2019 sekira pukul 18.50 WIB, korban menelepon kakaknya dengan HP Oppo A83 di teras rumahnya di Afdeling IV PTPN III Membang Muda.

Tiba-tiba datang 2 orang laki-laki laki yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian salah seorang turun dari sepeda motornya dan langsung menghampiri korban. Seketika itu juga merampas HP korban dan terjadi tarik menarik.

“Saat itu pelaku hendak memukul korban dengan tangannya, sehingga merasa ketakutan dan melepaskan HP nya. Pelaku pun berhasil membawa HP korban dan langsung pergi,” sebut Kapolsek.

Dari hasil lidik di lapangan dan interogasi saksi-saksi, diketahui pelakunya adalah Andi Ardiansyah dan Desmar Bancin. Selanjutnya pad Kamis (19/9/2019) sekira pukul 05.15 WIB, Kanit Reskrim, Iptu OR Tambunan bersama personil berhasil menangkap Andi Ardiansyah dan disita HP Oppo A83. Sementara tersangka Desmar belum berhasil ditangkap atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kepada petugas, pelaku melakukan pencurian menggunakan sepeda motor jenis Honda CB 150 R. Selain itu, Andi Ardiansyah merupakan residivis kasus pemerasan. (Fendi)