Perambahan Hutan Lindung Kembali Marak di Kecamatan Sipahutar

Akses jalan menuju lokasi perambahan hutan.

Taput, Lintangnews.com | Oknum tak bertangung jawab kembali melakukan perambahan hutan untuk mengambil kayu pinus di kawasan hutan lindung di di sekitar Desa Siabal Abal 3 dan 5, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi perambahan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/2/2019) mengatakan, kalau kegiatan perambahan hutan di desa mereka telah  berlangsung sejak bulan Desember 2018 lalu.

Warga yang tidak mau disebutkan inisialnya itu menuturkan, kalau hasil pemaparan saat rapat, mewakili pengusaha kepada warga pada Minggu kemarin menyebutkan, kalau mereka baru mengeluarkan hasil penebangan sebanyak kurang lebih 38 unit mobil truk Canter.

Ketika laporan itu ditindaklanjuti oleh Polisi Kehutanan (Polhut) KPH 4 Balige berkoordinasi dengan Polres Taput, masyarakat sekitar dan Polsek serta Koramil Kecamatan Sipahutar langsung turun ke lokasi perambahan.

“Dari hasil tindak lanjut setelah turun ke lapangan, diduga perambahan dilakukan di kawasan hutan lindung,” ujar Ketua Tim dari Polhut Sumatera Utara, Jose Rizal Pasaribu, kemarin. (pembela)