Perkuat Solidaritas dan Kerukunan Beragama, Speak Berbagi Takjil

Para pengurus Speak dan Andre Andika Sinaga saat foto bersama usai pembagian takjil.

Siantar, Lintangnews.com | Momentum Ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh pemuda yang tergabung dalam komunitas diberi nama Suara Pemuda Aktif dan Kreatif (Speak) untuk berbagi kasih melalui kegiatan berbagi takjil.

Ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar generasi muda millennial di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, khususnya di 4 Nagori yaitu nagori Sitalasari, Nusa Harapan, Lestari Indah dan Dolok Hataran.

Ketua Speak, Abriezer menerangkan, Speak merupakan komunitas yang independen dan hadir untuk pemuda-pemudi khususnya generasi millennial untuk berkegiatan positif dalam bidang sosial, budaya dan kesenian serta aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di Kecamatan Siantar.

“Selain itu, Speak diharapkan tetap bersinergi dengan pemerintah setempat dalam mensukseskan desa yang maju dan bisa bersaing dengan desa-desa berkembang lainnya di Kabupaten Simalungun,” sebutnya, Selasa (4/6/2019).

Menurut Ketua Panitia, Purwadi Syaputra Saragih, ada 500 paket takjil yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.

“Semoga masyarakat dapat menerima kehadiran SPEAK ditengah-tengah masyarakat Simalungun ini dengan baik dan tetap mendukung setiap kegiatan kegiatan positif kita,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Speak, Four Agustin Simarmata menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah mensukseskan kegiatan itu.

“Baik membantu dari sisi materi, tenaga maupun pikiran, kita ucapkan terima kasih banyak,” ucapnya.

Ratusan paket takjil tersebut dibagikan mulai pukul 17.00 WIB sampai dengan selesai di lokasi yang sudah ditetapkan panitia yaitu, di Simpang 3 Jalan Asahan Km 6 dan Simpang 3 Km 8, Kecamatan Siantar.

Beberapa Tokoh Pemuda juga turut aktif turun ke lokasi dalam kegiatan itu, salah satunya adalah Andre Andika Sinaga.

Dia menyampaikan, kegiatan positif seperti ini harus disupport (didukung), karena sudah banyak generasi muda terjebak dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, jika selalu buat kegiatan-kegiatan seperti itu, maka sedikit kemungkinan generasi muda untuk terlibat dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba.

“Walaupun kita tau sendiri pola pikir yang sehat sangat dibutuhkan disini. Dan isu-isu perpecahan agama juga akan jauh dari kita,” beber Andre yang baru-baru ini memenangkan suara hati rakyat dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 april lalu untuk DPRD Kabupaten Simalungun.

Ditambahkan Pembina Speak, Adsindo Siallagan, jika respon masyarakat sangat baik ketika menerima takjil yang diberikan. Dia menuturkan, ribuan ucapan terima kasih didengar saat mereka membagikan takjil.

“Semoga selalu diberi kesehatan dan pola pikir yang sehat untuk menjadikan desa atau daerah kita menjadi terdepan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas pastinya,” tutup Adsindo. (rel)