Pertua dan Diaken GBKP Terpilih Rayon Tebingtinggi Ikuti Kursus ‘Setialah 28’

Salah satu Pertua, Aiptu Terlaksana Sembering sedang memberi masukan dalam kegiatan kursus 'Setialah 28’.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pertua dan Diaken merupakan pelayan Tuhan di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) yang tugasnya membina dan memperlengkapi jemaat untuk ikutserta membangun tubuh Kristus ditengah-tengah perkumpulan maupun gereja.

“Kedaulatan tertinggi ada pada Yesus yang telah terwujud dari perkataannya begitu juga dari perbuatannya. Pertua dan Diaken harus mampu mencermin kata dan perbuatan Yesus kepada jemaat,” ucap Sekretaris BPMK GBKP Siantar, Pdt JM Sinulingga saat kursus Pertua dan Diaken periode 2019-2024 se Rayon Tebingtinggi Klasis Siantar, Sabtu (27/7/2019) kemarin di aula GBKP Runggun Tebingtinggi, Jalan DI Panjaitan.

Pdt JM Sinulingga mengatakan, selaku Pertua dan Diaken harus mampu memberikan warna dalam pelayanan untuk menumbuhkan spiritualitas kepada jemaat.

“Warna dalam pelayanan mencakup bersih, bertanggungjawab, bekerja untuk Tuhan, melayani dengan tulus dan patuh dan memuliakan nama Tuhan,” sebutnya.

Lanjutnya, pelayan Tuhan juga harus rendah hati, setia, mampu untuk berdiskusi dan berani menyatakan hal  yang benar baik itu di lingkungan keluarga, perkumpulan bahkan di gereja.

“Pertua dan Diaken periode 2019-2024 telah dilengkapi dengan buku pedoman ‘Setialah 28’, kiranya dapat dijadikan acuan untuk pengetahuan dan pemahaman dalam menjalankan pelayanan di gereja,” harapnya.

Ketua Panitia Pt Rasa Sitepu kepada wartawan mengatakan, kursus Pertua dan Diaken periode 2019-2024 diikuti 60 orang peserta terdiri dari, Runggun Sei Segiling, Rampah, Dolok Masihul, Tebingtinggi dan Indrapura.

Dari 60 peserta, periode pertama sebanyak 14 Pertua dan Diaken dan 46 untuk periode lanjutan.

Kursus ini merupakan syarat sebelum pentahbisan atau pengukuhan dan memperlengkapi atau menambah keterampilan, sekaligus mendorong semangat melayani bagi Pertua dan Diaken GBKP. (purba)