Pintu Ruangan Sekda Non Aktif Dirusak, Kunci Diganti Disebut Atas Perintah Kabag Umum

279
Budi Utari Siregar saat mencoba membuka ruangan kerjanya dan ternyata kuncinya telah diganti.

Siantar, Lintangnews.com | Dengan tujuan mengambil sejumlah barang miliknya, Budi Utari Siregar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) non aktif Pemko Siantar menyambangi ruangan kerjanya, di Balai Kota, Jalan Merdeka, Rabu (13/11/2019).

Hanya saja, niat Budi Utari untuk mengambil barang-barang miliknya terpaksa ditunda.

Pasalnya, ruangan yang menjadi tempat kerjanya selama ini ternyata kuncinya telah diganti.

Saat memasukkan kunci ke ruangan kerjanya, Budi Utari terkejut kunci yang dipegangnya tak mampu membuka pintu ruangan tersebut.

Mengetahui hal tersebut, Budi Utari mencoba memangil salah seorang personil Satpol PP Siantar yang bertugas di ruangan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Siantar, Kusdianto.

“Minta tolong, panggilkan Bagian Umum lah sebentar,” sebut Budi Utari.

Tidak berapa lama, salah seorang staf yakni Kasubag Pemeliharaan Bagian Umum, Marganda Silaban menemui Budi Utari dan mengaku pintu di ruangan tersebut telah diganti kuncinya.

“Kepala Bagian Umum yang menyuruh pak,” ucapnya kepada Budi Utari didampingi kuasa hukumnya, Dame Pandiangan.

Saat ditanya Budi Utari, kapan kunci tersebut digantinya, Marganda mengaku tidak tau.

Usai mendapat pengakuan tersebut, Budi Utari lalu turun ke bawah menuju ruangan Bagian Umum untuk melayangkan surat.

Saat berjalan menuju mobilnya, Budi Utari memilih tidak terlalu banyak berkomentar akan kehadirannya.

“Nantilah ya, yang pasti di dalam banyak barang pribadi saya seperti foto dan lain sebagainya,” ucap Budi Utari.

Ia mengaku, tidak ada pemberitahuan kepada dirinya atas pergantian kunci tersebut. “Secara manusiawi pastinya saya kecewa,” tuturnya.

Saat ditanya apa langkah selanjutnya yang akan ditempuh, Budi Utari mengaku belum tau. “Belum tau ya,” tandasnya.

Amatan wartawan, di pintu ruangan kerja Budi Utari tersebut tampak ada upaya pengerusakan yang dilakukan untuk mengganti kunci.

Heryanto Siddik selaku Kabag Umum Pemko Siantar saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA) mengakui ada surat masuk dari Budi Utari.

“Benar, ada surat dari beliau masuk hari ini kepada Wali Kota perihal sanggahan,” terangnya.

Disinggung soal pergantian kunci di ruangan Sekda, dia menyampaikan, ini dilakukan merupakan langkah preventif untuk pengamanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di mana hal tersebut adalah tugas Kabag Umum.

“Bisa aja ada orang yang menambah atau mengurangi isi ruangan, sehingga akan menimbulkan fitnah atau hal-hal negatif lainnya,” tandasnya. (Elisbet)