PMKRI dan GMKI Desak Mendagri Segera Lantik Wakil Wali Kota Siantar Terpilih

Wakil Wali Kota Siantar terpilih, Susanti Dewayani.

Siantar, Lintangnews.com | Terkait tidak kunjungnya dilantiknya Wakil Wali Kota Siantar terpilih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat umum maupun para pejabat pemerintah, baik daerah maupun nasional.

Padahal sebagaimana diketahui, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 telah lama dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dan KPUD Siantar telah menetapkan sosok baru yang terpilih untuk memimpin Siantar dalam waktu 5 tahun ke depan.

Dari hal di atas mendapat desakan langsung dari kalangan mahasiswa, yakni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Siantar bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Siantar-Simalungun meminta Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) agar segera melangsungkan pelantikan terhadap  Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Siantar terpilih.

Edis Galingging selaku Ketua Presidium PMKRI Siantar menyampaikan, Siantar sudah mengharapkan sosok baru dalam memimpin kota ini. Ditambah lagi situasi kota iyang sedang mengalami carut-marut permasalahan.

“Karena itu, kita meminta agar Mendagri yang dalam hal ini pak Tito Karnavian segera melantik Wakil Wali Kota Siantar,” sebut Edis Galingging, Sabtu (25/9/2021).

Menurutnya, ada sebuah tanda tanya besar ketika pada saat Pilkada Serentak Tahun 2020, Pemerintah Pusat mengikutsertakan Siantar turut melaksanakan Pilkada Serentak, serta telah banyak menghabiskan banyak biaya.

“Namun, yang terjadi setelah terpilih pemerintah seolah enggan untuk melangsungkan pelantikan terhadap Wakil Wali Kota yang terpilih,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua GMKI Siantar-Simalungun, Juwita Theresia Panjaitan. Menurutnya, Siantar membutuhkan gebrakan dan gerakan-gerakan baru yang positif melalui pemimpin baru di kota ini, sehingga dapat menerapkan inovasi-inovasi baru, baik di tataran pemerintah dan masyarakat agar sistem yang diatur dapat dilakukan dengan baik.

“GMKI mendesak Mendagri untuk segera melantik Wakil Wali Kota Siantar terpilih. Karena dalam hal ini Mendagri mempunyai wewenang penuh dalam menindaklanjuti dan mengambil kebijkan, karena hal ini sudah terlalu lama untuk dininabobokan,” ungkap Juwita.

Selain itu, dirinya juga menyoroti hal keterlambatan pelantikan Wakil Wali Kota terpilih menunjukkan ketidakkonsistenan Mendagri dalam melakukan atau mengambil keputusan-keputusan yang sangat dianggap penting. Dan hal yang terjadi sekarang dapat menjadi citra buruk kedepannya dalam pelaksanaan Pilkada.

Terakhir, mereka menyampaikan dengan tegas Pilkada Serentak telah lama usai, akan tetapi yang terjadi di Siantar sampai detik ini belum melangsungkan pelantikan terhadap Wakil Wali Kota Siantar terpilih.

“Kami menyayangkan hal itu dapat terjadi, sehingga mendesak agar Mendagri segera melantik Wakil Wali Kota Siantar terpilih,” tutup Juwita. (Elisbet)