Poldasu Bersama PT STTC Vaksinasi 2.000 Warga Siantar

Kegiatan vaksinasi yang digelar PT STTC bersama Polda Sumut di Jalan Lau Cimba, Kota Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Target pencapaian vaksinasi Covid-19 untuk mencapai angka minimal 70 persen bagi masyarakat, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Namun perlu juga dukungan masyarakat dan kalangan pengusaha agar dapat turun ke level 1 pencapaiannya menjadi lebih cepat.

Seperti yang dilakukan PT Sumatra Tobacco Trading Company (STTC) bekerja sama dengan Polda Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemko Siantar selaku petugas vaksinator melaksanakan vaksinasi terhadap 2.000 warga Kota Siantar, Jumat (22/10/2021).

Kegiatan vaksinasi yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) milik PT STTC, Jalan Lau Cimba, Kota Siantar mendapat sambutan luar biasa dari warga. Vaksinasi digelar mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, berjalan tertib, aman dan lancar.

Vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Seluruh peserta vaksinasi, termasuk seluruh petugas keamanan dari Polres Siantar, petugas security dari PT STTC dan tenaga medis yang masuk ke areal vaksinasi diwajibkan masuk ke ruang Automatic Sterilizer Chamber atau ruang sterilisasi. Ini agar seluruh orang-orang yang berada di lokasi aman dan steril dari virus.

Salah satu warga, Vitra Pulungan (26) menyambut baik sekaligus menyampaikan terima kasih pada PT STTC dan Poldasu atas pelaksanana vaksinasi tersebut. Dia mengaku, senang bisa mendapat vaksin gratis tahap pertama dari PT STTC.

“Sudah 3 kali saya ditolak dapatkan vaksin di tempat lain. Bahkan ada yang sudah dapat kupon, tetapi KTP saya katanya tidak bisa terbaca di komputer. Saya kesal, sudah menunggu lama, disuruh tunggu lagi. Saya pun angkat kaki saja lah,” kata Vitra mengingat kenangan pahit yang pernah dialaminya.

Hal senada dikatakan Surianto (67). Pria yang tinggal di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari ini mengaku sudah berkali-kali datang ke gerai vaksin di Siantar. Namun tidak pernah dapat jatah divaksin. Penyebabnya stok vaksin terbatas.

“Saya pergi ke Puskesmas dan tempat vaksinasi missal, namun tidak pernah dapat. Katanya kurang cepat daftarnya. Terus, vaksin terbatas adanya. Saya pun pulang dengan kecewa,” ujar Surianto.

Meski begitu, dirinya bersyukur bisa mendapatkan vaksin gratis yang dilaksanakan PT STTC dan Poldasu.

Sementara Sri Utami (41), warga Jalan Bah Kapul, Gang Muslim, Kelurahan Sigulang Gulang, sebelumnya mengeluh karena hendak mendapatkan suntik vaksinasi Covid-19 tahap pertama begitu susah.

“Mau mendapatkan suntik vaksin Covid-19 tahap pertama sangat susah dibandingkan vaksin tahap kedua. Bahkan, sudah datang dan lama menunggu, tetapi tiba-tiba dibilang vaksin itu hanya untuk tahap kedua,” tukasnya dengan kecewa.

Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan Direktur PT STTC, Edwin Bingei Purba Siboro diwakili putranya, Alvin Bingei Purba Siboro.

Dalam keterangannya, Alvin Bingei didampingi Dandenpom I/1 Siantar, Mayor CPM Binson Simbolon dan Humas PT STTC, Erdy Wienata mengatakan, kegiatan vaksinasi dapat berjalan lancar berkat kerja sama dengan Poldasu, Polres Siantar dan Dinkes Siantar yang bertugas sebagai vaksinator.

“Yang kita laksanakan ini adalah kegiatan sosial, supaya kita bisa meningkatkan angka vaksinasi di Siantar. Karena sejauh ini saya dengar vaksinasi kita di Siantar sudah mencapai 40 persen dan untuk mencapai PPKM level 1 harus 70 persen,” kata Alvin.

Dirinya pun berharap, agar kita seluruh warga Siantar untuk sama-sama berkontribusi, dengan harapan, agar wabah pandemi Covid-19 dapat secepatnya diatasi.

Vaksinasi untuk 2.000 warga, sambung Alvin merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan pihak PT STTC.

“Sebelumnya kita juga sudah ada memberikan bantuan berupa peralatan oxygen concentrator untuk beberapa Rumah Sakit (RS) di Siantar, Simalungun dan Medan untuk dipergunakan membantu pasien yang terpapar Covid-19,” ujarnya.

PT STTC juga memberikan bantuan mendirikan pos-pos untuk pengamanan dan pengawasan penyebaran Covid-19 bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan pemerintah.

Sementara itu tim kesehatan dari PT STTC, Chairul saat diwawancarai terpisah menjelaskan, vaksinasi Covid-19 menggunakan Vaksin Sinovac.

“Kegitan ini untuk meningkatkan imunitas warga Siantar, dengan harapan level minimal dapat dipertahankan dengan level 2 saat ini. Kita juga berharap agar dapat lebih cepat turun ke level 1,” kata Chairul.

Lanjutnya, vaksinasi dosis ke 2 akan dilaksanakan lagi pada tanggal 19 November 2021, dan tempatnya telah ditentukan di sejumlah lokasi, termasuk di beberapa klinik termasuk klinik Polres Siantar.

Kapolres Siantar, melalui Kabag Sumda, Kompol Hendrik Situmorang mengatakan, pelaksanaan vaksinasi yang dipantaunya dari awal sampai akhir, berjalan lancar dan bagus.

“Pelaksanaan sudah bagus dan animo masyarakat juga cukup bagus. Walaupun sudah divaksin, kita harapkan agar masyarakat tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Pada kegiatan vaksinasi juga ada penyerahan kursi roda dari pihak STTC kepada peserta yang lumpuh dan memprioritaskan bagi ibu hamil serta lanjut usia (lansia).

Selama kegiatan berlangsung, pihak panitia juga memberikan masing-masing 1 kotak Indocafe gratis kepada 2.000 orang peserta yang mengikuti vaksinasi. Tidak hanya itu, mereka juga mendapat sajian minuman Indocafe gratis di lokasi. Sedangkan bagi para peserta vaksinasi yang beruntung dan mampu menjawab pertanyaan kuis dari panitia, diberikan hadiah sembako untuk dibawa pulang ke rumah. (Rel)