Pria Ini Buang Sabu di Depan Rumahnya saat Ditangkap Sat Narkoba Simalungun

Pelaku Devi diamankan bersama barang bukti.

Simalungun, Lintangnews.com | Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun berhasil menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu dari depan rumah milik Devi Aprianto (32) warga Nagori Sei Langgei Kecamatan Bandar Masilam, Sabtu (23/2/2019) sekira pukul 04.30 WIB.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Kasat Narkoba, AKP Heri Edrino Sihombing, Senin (25/2/2019) menerangkan, selain berhasil mengamankan pelaku dan 1 bungkus plastik sedang diduga berisi sabu, pihaknya juga menyita uang sebesar Rp 300 ribu (diduga hasil penjualan narkotika jenis sabu), 1 unit handphone (HP) Android Samsung di dalamnya berisi percakapam transaksi jual beli dan 1 unit HP Samsung lipat warna putih.

Diungkap AKP Heri, jika Sabtu (23/2/2019) sekira pukul 03.30 WIB, apetugas mendapat informasi dari seseorang yang layak dipercaya, jika di dalam rumah tersangka sering terjadi transaksi sabu.

“Selanjutnya petugas bergerak menuju lokasi guna melakukan penyelidikan. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melakukan pengintaian. Sekira pukul 04.30 WIB, petugas langsung melakukan penggerebekan dan menemukan Devi Aprianto di dalam rumahnya,” sebut AKP Heri.

Kemudian dilakukan penggeledahan badan terhadap Devi, namun tidak ada ditemukan barang bukti yang berhubungan dengan narkotika. Selanjutnya petugas menggeledah isi rumah dan disaksikan kepala lingkungan (Kepling) setempat.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti 1 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu di depan rumahnya Devi. Saat diinterogasi petugas. Devi mengaku membuang barang bukti sabu ke depan rumah melalui jendela kamar.

Devi juga mengakui mendapatkan narkotika dari seseorang yang ia kenal bernama NMN warga di seputaran Pekan Sei Langgei.

Petugas pun melakukan pengembangan dan pencarian terhadap NMN. Namun upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil dan diduga NMN sudah melarikan diri.

“Sampai saat ini pengembangan dan pencarian tetap dilakukan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih besar khususnya di Simalungun. Tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa ke kantor Sat Narkoba,” tulis AKP Heri via pesan WhatsApp (WA). (zai)