Radiapoh Sinaga : Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun, Implementasi SiBersih dan SiKerja

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga mengatakan, penimbunan jalan rusak di Huta Banua, Nagori Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Senin (9/5/2021) lalu merupakan pertanda dimulainya program gerakan marharoan bolon (gotong royong) membangun Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera.

“Gerakan yang sudah memasuki masa marharoan bolon selama 2 bulan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari visi misi saya dan Zonny Waldi (Wakil Bupati Simalungun) yang sampaikan pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 lalu,” kata Bupati saat diwawancarai di rumah pribadinya Jalan Surung Dayung, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun,  Minggu (4/7/2021).

Radiapoh menuturkan, pihaknya sudah mewakafkan diri untuk mengabdi membangun Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera, dengan lebih fokus memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak parah, setidaknya menjadi layak dilintasi.

Bupati mengungkapkan,tradisi yang diwariskan para lelehur Simalungun dalam bentuk marharoan bolon itu memiliki kekuatan luar biasa dalam mendorong dan memicu semangat masyarakat Simalungun untuk bangkit bersama-sama membangun Simalungun.

“Dampaknya sangat luar biasa dan semangat leluhur kita yang selama ini terabaikan, padahal masyarakat memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan daerah ke arah yang lebih maju, lebih baik dan sejahtera. Bukan kah kita sama-sama memahami, perubahan tidak akan datang dari orang lain, kalau  dari diri sendiri yang menggerakkannya,” kata Radiapoh.

Diungkapkannya, kehadiran dirinya bersama Zonny Waldi adalah wujud dari kepercayaan yang diberikan masyarakat sebagai amanah untuk memimpin Simalungun.

“Tentunya dalam menjalankan amanah itu, kami akan lebih mendahulukan bagaimana memotivasi masyarakat Sn agar bersama pimpinan mereka dapat melaju maju secara bersama-sama dalam membangun Simalungun,” katanya.

Radiapoh menyampaikan, dalam waktu dekat, akan melakukan evaluasi terhadap capaian gerakan marhharoan bolon membangun Simalungun. “Kita akan lakukan ekspos terbuka kepada media dan mitra kelembagaan di Simalungun,” katanya.

Selanjutnya Bupati menjabarkan, gerakan marharoan bolon membangun Simalungun adalah implementasi dari bagian program unggulan yang disebut sebagai SiBersih dan SiKerja.

“Dengan segala permasalahan yang harus dihadapi dalam membangun Simalungun kedepan, kita memang sedang fokus total. Saya ingin menyampaikan, marharoan bolon disadari atau tidak, merupakan implementasi program unggulan SiBersih dan SiKerja,” kata Radiapoh.

SiBersih (Simalungun Bersih), katanya, tergambar dengan marharoan bolon, karena kebersihan hati yang diharapkan untuk terlaksananya gerakan itu.

“Kebersihan atau kejernihan hati yang diwariskan leluhur kita terdahulu dalam menggerakkan marharoan bolon, sehingga terwujudlah wilayah Simalungun yang demikian luas dengan 32 kecamatan. Itu yang kita bangkitkan saat ini dan seterusnya,” paparnya.

Tentang dengan SiKerja (Simalungun Kerja), orang nomor 1 Simalungun ini menggambarkan, ebersihan atau kejernihan hati, merupakan alat dorong bagi setiap masyarakat untuk merelakan dirinya bekerja membangun daerahnya lebih maju, lebih baik dan sejahtera.

“Yakin lah, jika gerakan marharoan bolon membangun Simalungun ini semakin dikuatkan dan mendapatkan tempat dalam kejernihan hati setiap masyarakat. Naka doa-doa kita untuk menjadikan Simalungun sejahtera akan tercapai. Marharoan bolon adalah pintu gerbang menuju Simalungun menuju lebih maju, lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Bupati juga menyampaikan harapan kepada seluruh elemen masyarakat dan kemitraan antar lembaga untuk sama-sama membuka diri dalam membangkitkan kembali semangat marharoan bolon yang diwarisi para leluhur. (Rel/Zai)