Toba, Lintangnews.com | Polres Toba gelar rekonstruksi (rekon) pembunuhan guru Sekolah Dasar (SD) Martha Elisabeth Butarbutar, warga Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Selasa (1/6/2021).
Dalam rekon itu menghadirkan 2 orang tersangka yakni inisial RT (23) dan DN (16), dengan sejumlah barang bukti dan saksi lainnya. Sementara 1 orang lagi tersangka inisial JH (15) berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar menuturkan, ini dimulai dari awalnya ketiga tersangka merencanakan pencurian di salah satu warung internet (warnet) di Kota Porsea.
“Lalu ketiganya tersangka berangkat ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor Beat berwarna putih,” ungkap AKP Nelson.
Tersangka JH masuk ke rumah korban melalui jendela samping. Sedangkan korban diketahui dalam keadaan tidur.
Tak beberapa lama korban terbangun dan berteriak, sambil melakukan perlawanan kepada ketiga tersangka.

Lalu JH menusuk tubuh korban dan meminta bantuan pada RT. Kemudian RT datang membekap mulut korban dan mencekiknya dengan kain.
AKP Nelson juga menambahkan, dari hasil rekon ada 25 adegan yang diperagakan para tersangka.
”Kasus ini real pencurian, karena ada perlawanan dari korban hingga terjadi pembunuhan. Saksi untuk saat ini masih kami dalami. Sedangkan untuk tersangka JH kami masih tetap melakukan pencarian,” pungkasnya.
Di lokasi kejadian, abang korban, Marusaha Butarbutar mengharapkan agar para tersangka pembunuhan terhadap adiknya dihukum seberat- beratnya dengan hukuman yang setimpal.
”Saya mengharapkan pelaku dihukum yang seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya,” ucapnya. (Aldy)



