Restoran Sinar Minang Diharap Mampu Medongkrak Wisatawan ke Tobasa

Pengguntingan pita peresmian Restoran Sinar Minang di Balige, Tobasa.

Tobasa, Lintangnews.com | Restoran ‘Sinar Minang’ bertaraf internasional di Balige, resmi dibuka Wakil Bupati Toba Samosir (Tobasa), Hulman Sitorus, yang digadang-gadang akan menjadi sarana pendukung pariwisata Tobasa bidang kuliner,  Senin (26/8/2019).

Dalam sambutannya, Hulman Sitorus mengatakan, agar masyarakat mengapresiasi telah dilakukannya pembangunan gedung restoran, sehingga hari ini diresmikan.

“Dengan hadirnya restoran ini dapat menarik wisatawan yang datang ke Tobasa. Ini merupakan daya tarik di bidang kuliner,” tuturnya.

Hal ini kata Hulman, akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Tobasa dalam mengentaskan pengangguran. Juga mewujudkan peran pihak swasta mendukung program pemerintah untuk memajukan pariwisata d idaerahnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Audi Murphi Sitorus juga menyampaikan, apresiasinya atas peresmian Restoran Sinar Minang, yang bisa dikatakan sudah berkelas, dan layak untuk wisatawan lokal dan mancanegara.

“Jika selama ini, ketika ada tamu yang datang, kita selalu kewalahan untuk membawa kemana menikmati santapan kuliner sesuai standar. Namun dengan hadirnya restoran ini, semoga saja wisatawan yang hadir dapat kita bawa kesini,” sebut Audi.

Harapan pihaknya, restoran ini dapat memenuhi selera dari wisatawan yang berkunjung. Termasuk memberikan menu makanan yang diinginkan wisatawan, sehingga meningkatkan pendapatan restoran dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tobasa melalui kuliner pariwisata.

Terpisah, pemilik restoran, Yanti Piliang mengatakan, mendirikan rumah makan ini karena ingin mendukung perkembangan pariwisata di bidang kuliner. Sebab di Tobasa, belum ada restoran yang mampu menarik wisatawan berlama-lama, untuk merasakan nikmatnya kuliner Tobasa.

“Dengan restoran kita, nantinya akan mampu menghimpun pundi-pundi uang dari wisatawan. Terlebih dengan hadirnya restoran kita, akan menyerap tenaga kerja untuk masyarakat Tobasa dalam mengentaskan pengangguran,” papar Yanti Piliang.

Menurutnya, untuk pekerja yang akan melamar, tidak akan pernah dibeda-bedakan. Pastinya seluruh generasi muda Tobasa boleh bekerja di restoran ini, sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

“Kita selalu menjunjung ke Bhinneka Tunggal Ika di Tobasa, tanpa membedakan ras, agama dan apapun itu. Sebab kita satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ideologi Pancasila,” kata Yanti Piliang mengakhiri.

Dalam peresmian itu dihadiri Ketua TP PKK Tobasa, Brenda Ritawati Darwin Siagian, Sekda, Audi Murphi Sitorus dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD itu dimeriahkan dengan tor-tor Batak yang dibawakan para pelajar Madrasah Tsanawiyah. (asri)