Sat Reskrim Simalungun Ringkus 7 Sindikat Pencurian Mobil Antar Provinsi

Dari kiri ke kanan pembaca, Kapolsek Raya, AKP R Sinaga, Kasat Reskrim Simalungun, AKP Ruzi Gusman, dan Kanit Reskrim Polres Simalungun, Iptu Hengky B Siahaan memaparkan pengungkapan sindikat pencurian mobil.

Simalungun, Lintangnews.com | Satuan Reskrim Polres Simalungun bersama Polsek Raya berhasil meringkus 7 orang pelaku sindikat pencurian mobil antar Provinsi.

Ketujuhnya diringkus dari daerah berbeda. Pelaku sindikat pencurian mobil ini telah berulang kali melakukan aksinya di wilayah hukum (wilkum) Polres Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, melalui Kasat Reskrim, AKP Ruzi Gusman, didampingi Kapolsek Raya, AKP R Sinaga dan Kanit Jatanras Iptu Hengky B Siahaan memaparkan penangkapan para pelaku dalam konfrensi pers yang digelar di Mapolres Simalungun, Rabu (27/2/2019).

AKP Ruzimenyebutkan ketujuh pelaku yang diringkus yakni, inisial TR (25) warga Medan, DHZ(29) warga Medan, RTS(22) warga Medan, HSD (43) warga Medan, LA (25) warga Medan, ZA(40) warga Langkat dan BA (23) warga Langkat. Sementara itu 2 orang tersangka lainnya berinisial D dan SA masih dalam pengejaran pihak Kepolisian dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan pengaduan masyarakat dengan Laporan Polisi Nomor : LP/08/II/2019/Res, tanggal 15 Februari 2019, dimana Jumat tanggal 15 Februari 2019 sekira pukul 01.25 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian 1 unit mobil Daihatsu Hiline warna biru nomor polisi (nopol) BK 1440 BN milik Simson Sipayung dari depan kompleks Rumah Sakit (RS) Bethesda Saribu Dolok, Huta Purba Tua Rambah, Nagori Purba Tua, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun.

Aksi pencurian dilakukan para pelaku inisial TR, DHZ, RTS, HSD, dan LA. Para pelaku tertangkap tangan sesaat setelah melakukan pencurian.

AKP Ruzi menambahkan, pelaku sempat berusaha melarikan diri dari kejaran petugas dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna putih nopol BK 1985 ZV di Jalan Raya Saribu Dolok,. Para pelaku selanjutnya diamankan barang bukti mobil Daihatsu Hiline warna biru nopol BK 1440 BN.

Kemudian dilakukan interogasi terhadap pelaku TR. Diketahui pelaku melakukan pencurian mobil Hilline itu atas permintaan pesanan dari tersangka BA melalui ZA.

Pengembangan pun terus dilakukan dan hasinya diketahui para tersangka juga telah melakukan pencurian kendaraan roda empat di TKP.

Berbagai jenis mobil yang dicuri para pelaku.

Aksi pencurian yang sudah mereka lakukan yakni, Kamis (29/11/ 2018) sekira pukul 06.00 WIB, mobil Daihatsu Rocky warna hitam nopol milik Rudolf Sipayung, warga Jalan Kartini Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya, Minggu (8/12/2018) sekira pukul 06.00 WIB, para pelaku mencuri mobil Mitsubishi Cold L-300 pick up nopol BB 8173 ZA milik Sangap Dekarta Berutu di samping rumah Jasahman Saragih di Dusun Raya Mas Nagori Raya Usang, Kecamatan Raya.

Berlanjut Senin (14/1/2019) sekira pukul 05.30 WIB, mobil Hiline pick up warna biru nopol BK 8709 LT milik Rillen Sipayung dari depan rumah korban di Jalan Siantar-Saribu Dolok, Nagori Pematang Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

Aksi pencurian kembali dilakukan Rabu (23/1/2019) sekira pukul 04.00 WIB mobil Jeep Rocky warna hitam nopol BK 1940 TP milik Juliaman Purba dari depan rumah Hermanson Purba di Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya.

Selanjutnya berdasarkan keterangan tersangka TR, DHZ, LA dan D (DPO) dan S (DPO) juga telah melakukan pencurian mobil Mitsubishi pick up L300 dari depan SPBU Tiga Runggu dan mobil L-300 dari Jalan Asahan depan Korem 022/Pantai Timur. Namun kedua kendaraan yang diambil pelaku belum dapat ditemukan, karena tersangka ZA tidak kenal identitas dan alamat pembeli mobil.

Dari keterangan para tersangka bahwa selain melakukan pencurian di 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka juga telah melakukan pencurian kendaraan bermotor lainnya di beberapa tempat. Saat dilakukan pengembangan atas petunjuk tersangka TR dan ZA, ditemukan beberapa kendaraan yang telah dicuri sebelumnya.

Hingga saat ini Polres Simalungun menunggu para korban yang telah membuat pengaduan tentang kehilangan kendaraan bermotor roda 4 jenis Daihatsu Hiline Pick up, L300 Box, L-300 pick up, Taft GT dengan dilengkapi dokumen kepemilikan berupa STNK dan BPKB serta STPL (Surat Tanda Penerimaan Laporan)

AKP Ruzi menjelaskan, para tersangka setiap melakukan pencurian dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna putih nopol BK 1985 ZV yang dirental tersangka TR. Sementara alat yang digunakan mencuri mobil dengan obeng sebagai kunci palsu.

Saat ini ketujuh tersangka ditahan di RTP Polres Simalungun atas perbuatannya telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berulang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e jonto Pasal 65 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara. (zai)