Sejumlah Aturan Diterapkan dalam PPKM Level 3 di Siantar

Penyekatan di salah satu titik di Kota Siantar. 

Siantar, Lintangnews.com | Saat ini Kota Siantar tengah menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 20 September 2021 mendatang.

Meskipun demikian, aturan ketat selama PPKM level 4 sepertinya tak banyak berubah.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menyusun Instruksi Wali Kota tentang mekanisme yang dipakai dalam PPKM level 3.

“Ada beberapa indikator menyatakan Siantar itu masih pusat perhatian nasional, seperti kerumuan dan aktivitas. Ini menjadi catatan penting,” tutur Daniel, Selasa (7/8/2021).

Untuk itu, menurutnya, program pengalihan arus atau penyekatan masih diberlakukan di Siantar.

“Tidak bisa langsung ditiadakan. Ada beberapa usulan. Contoh seperti memakai aturan jam. Longgarnya jam berapa ke jam berapa. Terus, jam berapa yang ramai. Atau memakai ganjil genap. Ini supaya bisa diurai aktivitas masyarakat,” jelas Daniel.

Sambungnya, untuk tempat rekreasi, fasilitas terbuka maupun aktivitas pesta masyarakat, juga masih ditutup atau ditiadakan sampai ada keputusan lebih lanjut.

Daniel juga menjelaskan, penerapan usaha esensial maupun non esensial masih tetap. Namun, akan diberikan kelonggaran waktu.

Kendati sudah turun level, Satgas Covid-19 Siantar merasa masih perlu berkomunikasi beberapa institusi yang sebelumnya mengirimkan petugas bantuan. Satgas tak serta merta menolak bantuan petugas dari aparat penegak hukum.

“Kemungkinan karena di level 3, personil di sini sudah bisa menangani. Itu pun masih perlu komunikasi dengan Polres Siantar atau Korem 022/Pantai Timur,” katanya.

Selanjutnya, Satgas Covid-19 s tengah menyusun skema belajar bertatap muka di sekolah. Penyusunan skema belajar juga akan dimaktub dalam Instruksi Wali Kota yang sedang digodok.

“Satuan pendidikan itu harus sudah dibuat satuan tugasnya. Wali Kota saat ini sedang merumuskan sekolah tatap muka,” tandasnya. (Elisbet)