Sekdes Enggan Laporkan Pencurian Pagar Kantor Pangulu Buntu Bayu, PABDSI Menilai Miris

Ketua PABDSI Kabupaten Simalungun, Buyung Sirawan Tanjung dan surat pernyataan Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Tunggul Tampubolon.

Simalungun, Lintangnews.com | Sekretaris Desa (Sekdes) Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Tunggul Tampubolon enggan melaporkan pelaku pencurian terhadap pagar besi kantor Pangulu.

Menanggapi hal ini, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Simalungun, Buyung Sirawan Tanjung menilai miris.

“Kita belum tau pasti. Yang pasti diketahui pagar besi kantor Pangulu Nagori Buntu Bayu itu merupakan aset Nagori. Jadi karena ada pengerusakan ataupun pencurian, itu harus ditindaklanjuti Pemerintah Nagori (Pemnag),” desak Buyung, Sabtu (22/8/2021).

Menurut Buyung, tindaklanjut Pemnag dalam hal ini Sekdes atau Pelaksana Tugas (Plt) Pangulu harus melaporkan kasus itu kepada Aparat Penegak Hukum (APH). “Harus dilaporkan ke APH, karena itu aset Nagori,” tegas Buyung.

Disampaikan jika Sekdes Buntu Bayu pada tanggal 14 Agustus 2021 lalu ada menerbitkan surat pernyataan. Menyebutkan dirinya enggan melaporkan persoalan itu kepada APH, karena ada etikad baik pelaku memperbaiki baru.

“Berdasarkan surat pernyataan Sekdes, itu sama saja mencederai hukum atau Pemnag. Karena bukan ada hak dia sebagai Sekdes membuat surat pernyataan tidak mau melaporkan. Jika itu dilakukan, bisa saja diduga terjadi konspirasi,” tukasnya. (Zai)