Selamatkan Anaknya dari Kobaran Api, Ini Dialami Istri Mantan Kasat Narkoba Simalungun

Tampak lokasi kebakaran telah dipasang garis polisi.

Siantar, Lintangnews.com | Rumah milik mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Simalungun, AKP Manaek Ritonga habis dilalap si jago merah di Jalan Pangad III No 6, Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari, Selasa (11/6/2019) pukul 03.20 WIB.

Informasi dihimpun, Tuwani L Tobing (34) istri AKP Marnaek Ritonga mengatakan, saat kejadian ia langgsung menghubungi sang suami yang sedang bertugas di Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Sebelum mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemko Siantar turun ke lokasi, Tuwani dibantu warga sekitar untuk memadamkan kobaran api.

“Gak tau saya lagi mau menelepon siapa. Jadi saya telepon lah suami. Ditelepon lah damkar. Kalau saya disini hanya bisa menjerit meminta bantuan kepada warga,” kata Tuwani dengan raut wajah sedih saat ditemui di lokasi kejadian.

Tuwani menuturkan, awalnya mengetahui kebakaran lantaran bermimpi ada hujan batu, sehingga membuatnya terbangun dari tidur nyenyaknya.

“Mimpi saya hujan batu. Saya dengar suara ‘ketak-ketak’ begitu, rupanya pas keluar dari kamar sudah putih semua asap kebakaran,” tuturnya.

Kata Tuwani, ternyata suara yang didengarnya itu adalah lampu hias krista yang ada di ruang tengah rumah milik mereka berjatuhan ke meja kaca.

“Pecahan itu kan ditengah-tengah. Berserakan kristal batu lampu itu ke meja. Jadi pecah. Apa ini kan begitu? Terbangun lah saya dan buka pintu itu sudah marak api. Jadi gak lihat lagi. Sesudah di luar saya lihat api semua di atas,” jelas Tuwani

Dalam peristiwa itu, Tuwani mengalami luka sobek di bagian kaki sebelah kanannya. Namun, dia tidak tetap menahan kan itu demi menyelamatkan kedua anak dan adiknya yang terjebak dalam kebakaran.

“Ya sudahlah, yang penting anak-anak selamat. Setengah jam saja saya terlambat (menyelamatkan keluar dari kamar), ini semua sudah gak selamat,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom membenarkan peristiwa tersebut. Dirinya menyebutkan penyebab kebakaran itu diduga akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

“Kita menduga akibat kebakaran adanya hubungan pendek arus listrik,” ucap Iptu Resbon. (irfan)