Sempat Diperbaiki, Jalan Siantar-Tanah Jawa Kembali Terputus Total

Jalan provinsi Siantar-Tanah Jawa, Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun yang terputus total akibat hujan deras, Kamis (4/4/2019) malam.

Simalungun, Lintangnews.com | Usai ditinjau oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Ramayadi, Selasa (2/4/2019) lalu, badan jalan penghubung Kota Siantar-Tanah Jawa di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (4/4/2019) malam kembali terputus total.

Informasi dihimpun, Jumat (5/4/2019), penyebab terputus totalnya badan jalan yang sudah sempat ditangani perbaikannya oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana teknis (UPT) Siantar disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur beberapa wilayah Kecamatan di Simalungun.

Persisnya di hulu wilayah Kecamatan Tanah Jawa. Akibatnya, aliran air yang datang dari lahan PTPN IV Unit Kebun Marihat menghantam timbunan tanah yang sudah dilakukan.

Tidak ada korban jiwa pasca terputus totalnya badan jalan penghubung tersebut. Ini menyebabkan kembalinya masyarakat Kecamatan Tanah Jaya yang berpergian menuju Kota Siantar dan sebaliknya kembali berjalan kaki dari akses alternatif yang dibangun warga sekitar.

Pantauan di lapangan, tampak 1 unit alat berat berupa beko melakukan pengerukan dan penimbunan di atas lahan milik PTPN IV Unit Marihat. Ini persisnya di sebelah kanan badan jalan yang terputus dari arah Siantar menuju Tanah Jawa.

Di lokasi, lintangnews.com belum berhasil memintai keterangan resmi dari pihak terkait adanya aktivitas pengerukan dan penimbunan tersebut. Diduga adanya kegiatan itu dalam rangka pembuatan jalan penghubung alternatif, sehingga badan yang terputus total selesai diperbaiki. (zai)