Sepeda Motor Dilarikan Abang Ipar Cowoknya, Perempuan Ini Melapor ke Polres Siantar

Indah saat membuat laporan pengaduan ke Polres Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Seorang perempuan bernama Indah (27) terpaksa melaporkan abang ipar dari cowoknya ke Polres Siantar, Rabu (27/1/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

Hal ini dilakukan) warga Jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat itu, karena kehilangan sepeda motor Honda Scoppy warna abu-abu dibawa kabur Irfan Napitu (30), abang ipar dari cowoknya yang tinggal di Perumahan Asido, Jalan Sumber Jaya, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba.

Diceritakan Indah, pertengahan bulan Desember 2020 lalu, dirinya sedang lagi di rumah sehabis pulang dari tempat kerjanya. Tepat sekira pukul 19.00 WIB, Irfan Napitu datang menemuinya di rumah.

Kedatangan Irfan bertamu ke rumah Indah hanya ingin meminjam sepeda motor miliknya.

“Dia (Irfan) ada keperluan mau mengambil barang jengkol dari Raya, Kabupaten Simalungun,” kata Indah saat di depan ruangan SPKT Polres Siantar.

Lantaran Irfan telah dikenal dan abang ipar dari cowoknya, Indah langsung memberikan kunci kendaraan roda 2 itu. Setelah kunci telah di tangannya, Irfan langsung pergi meninggalkan kediaman Indah.

Namun sejak itu pula Irfan tidak pernah datang lagi untuk mengembalikan sepeda motor milik Indah.

“Sempat juga Irfan saya telepon, karena sepeda motor belum dikembalikan. Tetapi Irfan setiap ditelepon hanya terus berjanji saja,” ujarnya.

Bahkan, Indah mengaku telah mendatangi kediaman Irfan. Hanya saja rumah Irfan sepi terkunci rapat. Sedangkan Irfan sama sekali tidak terlihat batang hidungnya, begitu juga istri dan anak-anaknya.

Tak putus asa, Indah pergi menjumpai orang tua dari Irfan, guna meminta pertanggung jawaban atas ulah anaknya yang belum mengembalikan sepeda motornya.

Usaha itu pun sia-sia, orang tua Irfan malah buang badan dan tidak tau menahu dengan persoalan anaknya. Saat itu lah Indah kesal dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Siantar.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Siantar, AKP Rusdi Ahya membenarkan laporan telah diterima. “Laporannya sudah diterima. Saat ini korban masih diambil keterangannya dan sejumlah saksi-saksi,” tandasnya.(Elisbet)