Sikapi Surat Edaran Menteri LHK, Karang Taruna Siantar Gotong Royong Bersama

Kegiatan gotong royong bersama yang dilaksanakan Karang Taruna Kecamatan Siantar.

Simalungun, Lintangnews.com | Menyikapi surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), bahwa pelaksanaan Hari Peduli Sampah Nasional jatuh pada tanggal 21 Februari 2019, Karang Taruna Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun gotong royong bersama membersihkan sampah di lingkungannya.

Kegiatan gotong royong  itu berlangsung, Sabtu (16/2/2019), dengan mengambil lokasi di Jalan Ulakma Sinaga dan Jalan Rajamin Purba, Nagori Pematang Simalungun.

“Giat ini kita laksanakan, menyikapi surat edaran dari Menteri LHK. Juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat peduli sampah,” kata Ketua Karang Taruna Kecamatan Siantar, Agus Ramadhan.

Pejabat Pangulu Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Oscar Haro memberikan apreasiasi atas aksi yang didukung oleh 4 Karang Taruna Nagori tetangga.

“Saya mengapreasi kegiatan dimaksud, terlebih lagi gotong royong di Nagori kami dibantu oleh 4 Karang Taruna Nagori tetangga,” imbuhnya.

Menurutnya, aksi peduli sampah yang telah dilaksanakan itu menunjukkan Karang Taruna menjunjung tinggi kekompakan dan solidaritas.

Turut dalam kegiatan itu, Karang Taruna Nagori Marihat Baris, Dolok Marlawan, Rambung Merah dan Lestari Indah. Gotong royong dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Apresiasi juga datang dari Gamot Huta VI Nagori Pematang Simalungun, Suwandhi yang berharap kekompakan tersebut tidak hanya persoalan sampah.

“Semoga kekompakan itu tetap berlanjut, bukan hanya dalam membersihkan sampah, tapi juga pada bidang-bidang lain, misalnya kewirausahaan,” tambah Wandhi.

Di akhir kegiatan, Agus Ramadhan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya pada masyarakat. Termasuk Pemerintah Nagori dan Ketua Karang Nagori yang sudah menyumbangkan tenaga demi kebersihan di Pematang Simalungun.

“Kegiatan itu akan berlangsung selama 4 bulan setiap minggu kedua. Semoga Pemerintah Nagori segera membangun tempat pembuangan sampah,” papar Agus. (zai)