Spanduk Astronout Nainggolan Balon Wali Kota Dicopot, Apakah Hefriansyah mulai Gentar ?

Spanduk Astronout Nainggolan saat ditertibkan Satpol PP.

Siantar, Lintangnews.com | Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siantar yang tinggal hitungan bulan lagi, Wali Kota Siantar, Hefriansyah dinilai menggunakan kekuasaannya untuk menghalangi sejumlah rivalnya maju sebagai calon.

Apalagi saat ini, Hefriansyah mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) dari PDI-Perjuangan melalui pintu DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara.

“Aksi penertiban spanduk Astronout Nainggolan selaku Balon Wali Kota mengundang tanda tanya kepada publik, apakah Hefriansyah mulai gentar menghadapi rivalnya. Apalagi saat ini katanya, sedang berlangsung survei untuk Balon PDI-Perjuangan,” sebut Ando Simbolon, salah seorang mahasiswa Universitas Simalungun (USI), Kamis (23/1/2020).

Menurut mahasiswa tingkat III ini, Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) diharapkan tak tebang pilih dalam menegakkan aturan. Ia menilai, masih banyak spanduk yang menyalahi aturan.

“Bahkan ucapan Selamat Natal dari Wali Kota sampai saat ini masih terpasang di setiap sudut kota,” ujarnya heran.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibum, Raja Nababan dikonfirmasi terpisah mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan penertiban spanduk. “Iya kita hari ini melakukan penertiban spanduk,” katanya.

Dalam hal ini, Raja memastikan bahwa pihaknya tak akan tebang pilih dalam menegakkan aturan. “Siap, kita kerjakan. Sore ini kembali kita penertiban spanduk di tempat yang bukan tempat pemasangan spanduk,” tandasnya.

Sementara itu, Astronout Nainggolan disinggung soal spanduknya yang dicopot Satpol PP, menyampaikan bahwa dirinya harus mematuhi jika itu melanggar aturan. “Kita semua harus patuh dan terbit mengikuti aturan,” ungkap politisi PDI- Perjuangan ini.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi III DPRD Siantar ini berharap, agar Satpol PP dalam menegakkan aturan tidak pandang bulu. “Semangat saya begitu, jangan ada tebang pilih,” tutupnya. (Elisbet)