Tabrakan di Jalan Siantar-Parapat Km 23, 1 Tewas dan Belasan Orang Luka- Luka

Petugas saat melakukan cek TKP di lokasi kecelakaan.

Simalungun, Lintangnews.com |  Satu orang meninggal dunia dan belasan orang luka-luka, sehingga dilarikan ke sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Siantar.

Ini pasca terjadinya tabrakan beruntun di Jalan Siantar-Parapat Km 23-24, persisnya di Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Selasa (5/2/2019) sekira pukul 19.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendri ND Barus melalui Kanit Laka, Iptu Amir Machmud, Rabu (6/2/2019) memaparkan, diduga sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas), mobil Minibus Toyota Hiace nomor polisi (nopol) BK 7357 DP melaju dari Parapat menuju arah Siantar dengan kecepatan tinggi.

Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), saat hendak mendahului sepeda motor Yamaha Vixion nopol BB 4534 MP, menabrak bagian belakang kendaraan roda 2 itu dan mobil L300 nopol BK 1717 LH.

Petugas mendata identitas para korban laka lantas.

Usai tabrakan, supir Toyota Hiace yang belum diketahui identitasnya langsung meninggalkan TKP.

Akibat kecelakaan itu, supir mobil L300, Rudi Anton Silitonga (43) warga Huta 3 Nagori Bosar, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun alami luka berat dan meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI).

Penumpang, Marthin Matondang (52) warga Jalan Multaluli Lingkungan 4 No 100 Medan luka gugus kepala depan dirawat di RSVI Siantar. Murbalah (45) Manager Office warga Malaysia (RSVI).

Sementara korban lain yang mengalami luka-luka yakni, Guneltceym (38) warga Malaysia luka gugus tangan kanan (RSVI) dan Selvam (52) warga Malaysia luka robek kaki kiri (RSVI).

Salah satu korban saat mendapatkan perawatan medis.

Pengendara sepeda motor Yamaha Vixion, Alisikdo Buaton Nainggolan (26) warga Jalan Asahan Batu VI Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, lula gugus tangan kanan (RS Tentara Siantar), Hendika Sigalingging (26) guru sekolah swasta Katholik Siantar luka robek kaki kiri, luka gugus tangan kanan dan kiri (RS Tentara).

Selanjutnya, penumpang mobil L300, Ariel Sinaga (47) warga Pasar Laguboti, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), diduga patah tangan kanan dan luka gugus kepala bagian depan (RS Tentara).

Kemudian, Irma Natalia Pasaribu (30) warga Jalan Rangka Sipapagan Kelurahan Huta Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) luka gugus kaki kanan (RS Tentera) dan Yuniarta Tampubolon (35) warga Lumbanpea, Kecamatan Lumbanjulu, Tobasa luka lecet tulang kering kaki kanan (Puskesmas Tiga Dolok). (zai)