Kabag Perekonomian Tobasa : Operasi Pasar Perlu Pembuktian di Lapangan

Kabid Perekonomian Pemkab Tobasa, Jozib Brostito Sianipar.

Tobasa, Lintangnews.com | Kelangkaan gas elpji 3 kg sesuai informasi yang dikeluhkan masyarakat khususnya di Kecamatan Porsea, tidak serta merta Pemkab Toba Samosir (Tobasa) melakukan operasi pasar di lapangan, tanpa survei yang akurat dari berbagai sumber.

“Untuk melakukan operasi pasar, terkait laporan kelangkaan elpiji 3 kg, sebelum melakukan survei dan data yang lengkap, maka tidak mungkin secara spontan melakukan operasi,” sebut Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemkab Tobasa, Jozib Brostito Sianipar ditemui di ruangannya, Rabu (6/2/2019).

Dia menuturkan, pihaknya sudah sering mengalami keluhan kelangkaan yang terjadi di masyarakat tidak secara menyeluruh, tetapi perorangan saja. Namun setelah dilakukan operasi pasar, hasilnya nihil dan stok di pangkalan gas masih tersedia.

“Pasti kita akan turunkan personil untuk melihat dan memantau situasi lapangan terkait kebenaran kelangkaan yang terjadi. Setelah data dan bukti yang akurat, baru lah kita lakukan operasi pasar,” jelas Jozib.

Untuk Kecamatan Porsea diketahui ada 13 pangkalan gas, sehingga kecil kemungkinan mengalami kelangkaan gas elpji 3 kg.

“Namun itu pun, akan kita pantau lebih dulu. Jika terbukti, akan kita lakukan operasi pasar untuk penindakan dengan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH). Dibutuhkan kerjasama masyarakat dan media mengontrol penyaluran elpiji 3 kg melalui bukti yang akurat. Pasti akan kita lakukan operasi pasar secepatnya,” ucap Jozib. (asri)