Tahun 2019 BNNK Asahan Tangani Ratusan Pecandu Narkotika dan Pemberdayaan Masyarakat

Asahan, Lintangnews.com | Sepanjang tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan telah laksanakan kegiatan pemberdayaan peran serta masyarakat dan penanganan rehabilitasi pecandu narkotika sebanyak 229 orang.

Ada pun pelaksanaan kegiatan itu menghasilkan 80 orang penggiat Anti Narkoba dan 37 lembaga yang turut berpartisipasi aktif di antaranya, 13 instansi pemerintah, 6 instansi swasta, 7 lingkungan pendidikan dan 11 lingkungan masyarakat dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Seperti pelaksanaan sosialisasi bahaya narkoba, pemasangan dan tes urine di lingkungannya masing-masing yang dilaksanakan oleh 37 lembaga.

Sedangkan untuk pecandu mendapat layanan rehabilitasi di berbagai lokasi yakni rawat jalan 214 orang di Klinik BNNK Asahan, rawat inap sosial 10 orang di Yayasan Caritas, 6 orang di Balai Besar Rehabilitas BNN Lido Bogor, 4 orang ke Loka Rehabilitasi BNN Batam dan 5 orang di lokasi rehabilitasi BNNK Deli Serdang di Lubuk Pakam.

“Kita telah melaksanakan pemberdayaan peran serta masyarakat dan untuk rehab ada 229 klien dari penyalahgunaan narkotika selama setahun,” ujar Kepala BNNK Asahan, Kompol B Sitompul, Jumat (20/12/2019).

Dia juga mengatakan, banyak kegiatan yang memperdayakam peran serta masyarakat berupa rapat kerja teknis, rapat koordinasi, workshop, sosialisasi media, masyarakat anti narkoba melalui tes urine dan monitoring evaluasi pelaksanaan program

“Tidak lupa kita juga memberikan himbauan ringan melalui spanduk, pembuatan dan pembagian stiker, poster, pembentukan regulasi hingga pelaksanaan deteksi dini melalui tes urine,” ungkap Kompol B Sitompul. (Heru)