Tahun Ini 6 Desa dan 1 Kelurahan di Bilah Hilir Labuhanbatu akan Dibangun SPAM  

   Foto bersama kunjungan tim survei dari Jakarta dan Provinsi Sumut di lokasi rencana pembangunan gedung pembangkit SPAM di Simpang HSJ

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Berdasarkan informasi yang dikeluarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pada tanggal 8 Juli 2021 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adanya tender pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) kapasitas 50 mL/det dan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Ini bersumber dari APBN tahun 2021 dengan total anggaran sebesar Rp 66.740.983.000.

Kepala Desa (Kades) Sei Tampang, Muhammad Asmui ketika dihubungi wartawan, Selasa (20/7/2021) mengatakan, tender pembangunan SPAM itu sebelumnya yang mereka usulkan pada Bupati Labuhanbatu melalui Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bina tahun 2019 lalu.

“Ada 6 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Bilah Hilir mengusulkan dibangun SPAM yang direncakan pada tahun 2020. Ini ditindaklanjuti dengan peninjauan, sekaligus survei lokasi pembangunan gedung pembangkit di Simpang HSJ, tepatnya di bawah Jembatan Sidomulyo pada Sabtu (23/11/2019) lalu,” sebutnya.

Terpisah, Kades Sidomulyo, Sukri selaku penggagas menuturkan, tahun 2016 lalu sudah merencanakan pembangunan SPAM yang sumber airnya dari Sungai Bilah. Menurutnya, program itu terkendala karena pandemic Covid-19 dan munculnya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“Banyak yang gagak akibat sumber airnya dari dalam tanah, seperti di Desa Sidomulyo kultur tanahnya adalah air gambut,” paparnya.

Hal ini membuatnya bersama beberapa Kades dan Lurah yang berdampingan dengan Desa Sidomulyo mengusulkan program SPAM pada Dirut PDAM Tirta Bina, serta melaporkannya ke Bupati, Andi Suhaimini Dalimunthe.

“Yang mengusulkannya yakni, Desa Sidomulyo, Selat Besar, Tanjung Haloban, Sei Kasih, Sei Tarolat, Negeri Baru dan Sei Tampang,” ujar Sukri.

Akhirnya atas lobi-lobi Bupati ke pusat, turun konsultan PT Tirtanadi perusahaan air minum terbesar di Jakarta dan Dirut PDAM Tirta Bina menyampaikan, tahun 202 untuk anggaran tahun 2021 akan dibangun SPAM bernilai Rp 66 miliar lebih.

“Kami sudah melihat tender sesuai dengan informasi yang dikeluarkan LPSE. Siapa pun yang akan memenangkan tender pembangunan SPAM di Bilah Hilir, sebelumnya kami ucapkan terima kasih dan dapat bekerja sama nantinya,” ucap Sukri.

Diketahui di 6 Desa dan 1 Kelurahan itu ada lebih kurang 7.000 Kepala Keluarga (KK) yang nantinya membutuhkan air bersih. Air minum SPAM ini boleh langsung diminum, beda dengan air PDAM biasanya. (Sofyan)