Tak Punya Uang Berobat, Warga Simalungun Ditemukan Tak Bernyawa

Petugas medis dari Puskesmas Batu 6 Kecamatan Siantar melakukan pemeriksaan terhadap Manganar Situmorang.

Simalungun, Lintangnews.com | Manganar Situmorang (41) warga Jalan Angkasa Raya, Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, ditemukan sudah tak bernyawa lagi saat adik kandungnya, Herman Situmorang mengantarkan sarapan pada abangnya, Kamis (7/3/2019).

Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba menerangkan, peristiwa itu berawal pada Rabu (6/3/2019) sekira pukul 23.45 WIB, Manganar yang sudah dalam kondisi mabuk dijemput adik kandungnya, Agus Boy Situmorang dari salah satu warung tuak di komplek SD Sekolah Luar Biasa (SLB), Jalan Makadame Raya, Kecamatan Siantar.

Setiba di rumah, Manganar mengeluhkan sakit pada perutnya. Namun karena tidak memiliki uang untuk berobat, Agus Boy tidak membawa abangnya ke Rumah Sakit (RS).

Sementara Manganar selama ini diketahui memiliki riwayat penyakit lever, maag akut dan hernia. Dan terakhir kalinya didiagnosa mengidap jantung.

Keedokan pagi harinya, sekira pukul 08.00 WIB, Manganar ditemukan sudah tak bernyawa saat adik kandung lainnya, Herman Situmorang membangunkan, karena sudah menyiapkan sarapan. Selanjutnya melaporkan peristiwa ke Pangulu Nagori.

Usai menerima pelaporan dari keluarga almahrum, Pangulu meneruskannya ke Polsek Bangun. Tiba di lokasi, Kapolsek Bangun kemudian menghubungi pihak Puskesmas Kecamatan Siantar.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya penganiayaan di tubuh korban. Selanjutnya adik kandung korban meminta pihak Kepolisian untuk tidak melakukan otopsi, dengan menandatangani surat pernyataan tidak keberatan,” sebut AKP Putra. (zai)