Tender Diikuti 11 Perusahaan, Proyek Escalator Pasar Gambir Tak Kunjung Selesai

Proyek escavator di Pasar Gambir Tebingtinggi yang belum selesai dikerjakan.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Meski tender diikuti 11 perusahaan untuk merebut pekerjaan pemasangan escalator di Pasar Gambir, Kota Tebingtinggi belum tentu itu terbaik.

Lebih fatalnya lagi terjadi diragukan kepanitiaan yang dibentuk akibat proyek terbengkalai. Sebab, proyek yang ditampung di APBD tahun 2018 di Dinas Perdagangan itu tak selesai tepat waktu.

Justru proyek itu meninggalkan aroma korupsi. Sebab tersiar kabar, dana yang sudah diambil pihak pemenang tender cukup banyak disebut-sebut mencapai sebesar Rp 130 juta.

Bahkan lantai 1 dan 2 di gedung Pasar Gambir, Jalan Letjend Haryono itu sudah  ‘dicobel’ kontraktor, sehingga kualitas bangunan terancam goyang dan mengundang bahaya bagi pedagang dan pembeli.

Plang proyek rehab Pasar Gambir Tebingtinggi.

Itu pun belum ada tindakan dalam hal pengamanan dan masih sebatas memasang bambu pembatas di proyek yang tak selesai.

Kadis Perdagangan Pemko Tebingtinggi, Gul Bakri Siregar, Rabu (30/1/2019) ketika dikonfirmasi tentang proyek pemasangan escalator tergolong gagal, jsutru meminta agar menemui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang telah dihunjuk.

Sekedar diketahui, pengerjaan rehab Pasar Gambir dikerjakan CV Arca Kencana dengan nilai proyek sebesar Rp 1.123.309.000 dan mengalahkan 10 perusahaan yang mengikuti tender tahun 2018 itu. (purba)