Jakarta, Lintangnews.com | Pelaksanaan ibadah Natal SMP Negeri 157 berlangsung aman dan damai. Meski menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, tetapi perayaan Natal tetap berjalan hikmat.
Sebelum ibadah dimulai puluhan siswa-siswi dan guru beragama Kristen beserta sejumlah orang tua Panitia Natal diwajibkan terlebih dulu melakukan cek suhu badan, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, sebelum akan memasuki ruangan aula sekolah sebagai tempat berlangsungnya kegiatan.
”Kita pastikan pelaksanaan ibadah Natal SMPN 157 ini sudah melalui prokes yang ketat, dan menjaga jarak. Acaranya berjalan lancar dan hikmat,” ujar Ketua Orang Tua Panitia Natal SMPN 157, Educardo Panjaitan di Jakarta, Jumat (14/1/2022).
Hal serupa juga disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 157, Herda Linda Sirait. Pihak sekolah mengapresiasi orang tua Panitia Natal yang sudah menyelenggarakan ibadah dengan mengikuti imbauan pemerintah untuk menerapkan prokes pencegahan Covid-19.
”Saya bersyukur perayaan ibadah Natal di SMPN 157 sudah berjalan dengan baik. Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan ibadah Natal benar-benar sesuai protokol kesehatan,” ujar Herda.
Kasih Menggerakkan Persaudaraan
Lebih lanjut Ketua Orang Tua Panitia Natal SMPN 157, Educardo Panjaitan mengajak seluruh siswa-siswi untuk menunjukkan sikap nyata dengan kasih dalam menggerakkan persaudaraan di tengah keberagaman di sekolah itu.
Di awal sambutannya, pria yang akrab disapa dengan sebutan bapak Ruben ini pun menyampaikan ucapan salam pembuka untuk seluruh umat beragama di Indonesia.
“Salam kasih Kristus dan damai sejahtera bagi kita semua. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Om swastiastu. Namo budaya. Salam kebajikan,” ucapnya mengawali sambutan.

Ia menambahkan, kelahiran Yesus Kristus yang juga sebagai Tuhan Allah Yang Maha Kudus telah banyak mengajarkan tentang cinta kasih yang maha luas dan tidak berbatas. Ibaratkan matahari, Dia (Allah Maha Kudus) tidak pernah pilih kasih dalam menyinari bumi. Ibaratkan udara, Dia tidak pernah lelah menghembuskan nafas kehidupan bagi setiap mahluk hidup di dunia.
Oleh karena itu, sergahnya kemudian, sebagai orang yang percaya Yesus Kristus telah diajakan untuk selalu menjalin dan menjaga persaudaraan kepada setiap umat manusia tanpa membeda-bedakan apapun sukunya, budayanya dan agamanya.
“Sebab, kasih Kristus secara nyata sudah terlebih dulu meneladani kehidupan ini dengan memberikan cinta kasih Nya untuk setiap orang yang percaya kepada Nya,” imbuhnya.
Di sisi lain, menurutnya, menggerakkan persaudaraan bukanlah hal mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, ia berharap agar semangat dan optimistis untuk membangun soliditas di tengah keberagaman umat beragama dapat terus menerus digelorakan, baik di lingkungan pendidikan SMPN 157 maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Menurut dia, merayakan kelahiran Kristus juga mengingatkan semua umat manusia, terutama siswa-siswi kristen SMPN 157 untuk selalu menatap masa depan dengan penuh harapan, mempunyai sikap optimistis untuk membangun kasih persaudaraan di tengah keberagaman generasi muda bangsa Indonesia.
Di akhir sambutannya, ia tak lupa menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya perayaan Natal SMPN 157 di tahun ini. Terutama ucapan terima kasih disampaikan kepada Kepala Sekolah SMPN 157, para guru beserta karyawan dan staf sekolah tersebut.
Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Orang Tua Panitia Natal SMPN 157 Jakarta untuk periodik ajaran 2021-2022. “Perlu disampaikan, seluruh orangtua Panitia Natal sudah bekerja secara tim dengan solid dan kuat, saling bergotong royong, penuh dengan kasih persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh siswa-siswi Kristen yang telah ambil bagian mengisi acara dan menyemarakkan suasana perayaan Natal tahun ini.
“Sungguh penampilan anak-anak kita ini (dimulai siswa kelas 7, 8 dan 9) semuanya punya talenta luar biasa hebat, mereka adalah anak-anak Tuhan di masa depan, mereka berlatih gigih, tanpa henti tanpa letih, dan penuh sukacita untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.
Selain Kepsek SMPN 157, tampak hadir pembawa firman Tuhan (pengkhotbah) Pendeta Franky Lepar, pengawas Pendidikan Agama Kristen, Rumintang Sinaga, guru agama Kristen, Sarila Hulu, guru agama Islam, Syaifullah, perwakilan Komite Sekolah dan para guru beragama Kristen lainnya.
Seusai ibadah Natal dilanjutkan acara ramah tamah yang diisi hiburan persembahan pujian di antaranya duet vokal Ruben Agustian Panjaitan dan Trixie Sondang Machiko Simanjuntak, puisi Natal Indry Septiyani Pakpahan, solo vokal Grace Josephine Sirait, serta Zefanya Bezaleel Putri Sinaga (solo vokal dari alumni SMPN 157).
Sejumlah siswa yang bertugas dalam ibadah Natal ini yakni, Ruben Agustian Panjaitan dan Trixie Sondang Machiko Simanjuntak (pembawa acara), Matthew Falinson Lepar (pemusik), Grace Josephine Sirait, Lyren Uria Navtali Lyre, Revan Yuki Nathanael, Argado Immanuel Sinaga, dan Kezia Ardiyanti Putri Mulyono (tim singers). Decarla Caitlheen Avrilly Hutagaol dan Phebe Winona Ginting (penerima tamu), Angela Cahyaning Riski dan Jeslin Tilas Febrila S (pembawa lilin), Cindy Felicia Erlina Hutajulu dan Marista Aureal Cimi (kolekte).
Ada pun tema perayaan Natal SMPN 157 Jakarta tahun ini yaitu ‘Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan (1 Petrus 1:22)’, sedangkan sub temanya, ‘Hendaklah kasih persaudaraan senantiasa bertumbuh dan saling menguatkan bagi sesama umat manusia di masa pandemi saat ini’. (Rel)



