Tersandung Kasus Kube 2013, Mantan Kabid di Dinsos Siantar Ditetapkan Jadi Tersangka

Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu saat menginterogasi tersangka.

Siantar, Lintangnews.com | Terlibat korupsi dana Kelompok Usaha Bersama (Kube), Chasils Pelawi (61) mantan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Siantar ditetapkan sebagai tersangka.

Chasils sudah dijebloskan ke rumah tahanan Polisi (RTP) Polres Siantar dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam konferensi pers yang digelar Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu di depan ruang Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada tahun 2013. Saat itu, ada 20 Kube dan setiap Kube menerima sebesar Rp 20 juta.

“Sumber dana (Kube) dari Kementrian Sosial (Kemensos,)” kata AKBP Heribertus, Kamis (11/7/2019).

Dijelaskan lebih lanjut, sesuai laporan masyarakat yang mereka terima, Chasils mengutip Rp 9-10 juta dari masing-masing Kube.

“Chasils meminta uang di parkiran Bank Sumut dan rumah masing-masing Kube,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, negara mengalami kerugian Rp 399 juta. “Ada 21 jenis barang bukti yang disita, termasuk uang Rp11 juta,” tambah AKBP Heribertus.

Ditanya soal siapa oknum yang memerintahkan Chasils, AKBP Heribertus sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikannya dan masih dalam penyelidikan.

Baren Alijoyo Purba yang menjadi atasan Chasils di tahun 2013 juga sudah diperiksa sebagai saksi.

“Baren jadi saksi. Dia Kepala Dinas (Kadis) nya dulu,” ujar AKBP Heribertus.

Dalam kasus korupsi ini AKBP Heribertus menegaskan, tidak tertutup kemungkinan Baren turut menjadi tersangka.

Dalam kasus ini, Chasils dijerat Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara, maksimal 20 tahun,” ucap AKBP Heribertus. (Irfan)