Tiga Orang Terduga Bandar Togel Ini Bebas Beroperasi di Simalungun

Ketiga orang terduga bandar judi togel ini diduga 'anak main' Kasat Reskrim Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Pasca pernah ‘ribut’ dengan bandar judi tebak angka toto gelap (togel) inisial SN sekira bulan Desember 2020 lalu karena persaingan dan omset, Ses diduga kembali kendalikan bisnis 303 itu di Kabupaten Simalungun.

“Siapa bilang gak main? Masih main Dia (Ses) sampai saat ini dan justru omsetnya lebih besar dari sebelumnya,” ungkap salah seorang sumber melalui telepon seluler, Jumat (15/1/2021).

Namun, agar tidak diketahui masih mengendalikan 303 jenis tebak angka di sejumlah titik (Kecamatan) di Simalungun, Ses disebut memakai nama samaran.

“Dia (Ses) pakai nama Joni di lapangan. Ciptakan ‘film’ lah. Biasa lah, supaya gak ketahuan kalau dia di balik layar. Padahal, masih main 303 nya,” beber sumber

Selain itu, sebagai pengendali judi, kali ini Ses tidak sendiri. Melainkan, disebut dicukongi seorang bandar ternama asal Kota Siantar dan bergabung dengan SN.

“Kalau Ses dicukongi si RP. Kerja sama orang itu dan SN sudah bergabung. Walaupun antara SN sama Ses selama ini sempat gak cocokan ,” sebut sumber.

Sementara, sejumlah agen di sejumlah Kecamatan yang menyetor omset 303 pada Ses di antaranya, Ful dan Valeng di Kecamatan Sidamanik, serta pak Candra di Hatonduhan.

Selanjutnya di Balata, Kecamatan Jorlang Hataran, diduga bernama Udut. Di Nagojor, Kecamatan Tanah Jawa bernama Toni dan Harapan di Tiga Runggu, Kecamatan Purba.

Sedangkan, di Nagojor seseorang bermarga Manalu, di Huta Bayu Raja marga Manurung dan Arjo dan pak Nova di Pekan Tanah Jawa. “Kalau Harapan sudah pasti main, karena itu militan pada RP,” tandasnya.

Ful yang diduga sebagai agen 303 di Kecamatan Sidamanik saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat (15/1/2021) sekira pukul 20.34 WIB mengaku tidak main. “Gak ada main saya lae. Kalau ada kan saya bilang,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rachmat Aribowo melalui pesan singkat, Jumat (15/1/2021) sekira pukul 20.40 WIB menyampaikan terima kasih informasinya. “Terima kasih atas infonya, kami cek dan tindak lanjuti,” sebutnya. (Rel/Zai)