Tiga Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak di Asahan Terancam 15 Tahun Penjara

Asahan, Lintangnews.com | Tiga orang pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan lokasi dan kasus berbeda dilakukan ayah kandung, ayah tiri dan tenaga pendidik dirilis Polres Asahan yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Selasa (17/2/2021).

Dalam gelar itu diketahui pelaku merupakan orang terdekat dari korbannya, sehingga Kapolres meminta agar orang tua lebih memperhatikan dan meningkatkan komunikasi ada anak-anaknya.

“Dari hasil yang kita ungkap ternyata pelaku merupakan orang terdekat dari anak yang seharusnya melindungi bukan sebaliknya,” ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Muhammad Rahmadani.

Diketahui peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Silau Laut pada bulan Januari 2021 dengan pelaku berinisial AS (18) sebagai tenaga pendidik (guru). Lalu di Kecamatan Air Joman pada bulan Agustus 2020, dengan pelaku berinisial S (49) merupakan ayah tiri. Sementara di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge pada bulan Juli tahun 2016 dengan pelaku berinisial SS (6) dan merupakan ayah kandung korban.

“Ketiga pelaku dijerat pasal 82 Undang-Undang (UU) tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukumam 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun ditambah 1/2 hukuman pidana pokok,” ujar AKBP Nugroho.

Dalam konferensi pers itu, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Asahan, Awaluddin memberi apresiasi pada Polres Asahan yang tanggap dan cepat dalam menangani kasus tersebut.

“Apresasi kita kepada Polres Asahan dan selalu mendukung dalam menangani kasus kekerasan dan pelecehan pada anak. Kita berharap, kasus kasus seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Awal. (Heru)