Tim Saber Pungli Deliserdang : Yayasan dan Guru Jangan Lakukan Pungli

Foto bersama usai sosialisasi pencegahan pungli di Yayasan Hajjah Kasih (Jaya Krama) Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin.

Deliserdang, Lintangnews.com | Yayasan dan para guru dalam melakukan proses belajar dan mengajar diharapkan tidak melakukan aksi pungutan liar (pungli) terhadap anak didiknya.

“Karena pungli dapat merusak sendi agama, berbangsa dan bernegara,” ujar Ipda Khairil Anwar pada sosialisasi pencegahan pungli yang dilakukan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres dan Pemkab Deliserdang, Kamis (21/3/2019) bertempat di Yayasan Hajjah Kasih (Jaya Krama) Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin.

Ditambahkan Ipda Khairil, pungli atau pemerasan sudah di larang sesuai dengan pasal 368 KUHP ayat 1.

Sementara itu staf Inspektorat Kabupaten Deliserdang, Khairudin mengajak semua elemen agar jangan melakukan pungli, karena ini bertentangan dengan hukum. “Apalagi antara Polres dan Pemkab Deliserdang  sudah melakukan kerjasama untuk memberantas pungli dengan membentuk Tim Saber Pungli,” ujarnya.

Al Ustadz Khairul Amri dalam tausyiahnya menyampaikan, merampas atau memeras untuk kepentingan diri sendiri dan orang banyak dilarang agama melalui Alquran dan hadis.

Ipda Khairil Anwar menyampaikan sosialisasi mengenai pungli.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Yayasan Hajjah Kasih, Muhardi mengucapkan terima kasih pada pihak Polres dan Pemkab Deliserdang yang telah melakukan sosialisasi tentang pungli di sekolahnya.

“Ini sekaligus menambah wawasan para guru dan mengerti cara bertindak maupun hukum dalam melakukan proses belajar dan mengajar,” ungkapnya. (idris)