Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bupati Tobasa Lantik 43 Kepsek dan Pengawas Sekolah

Pelantikan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang Kabupaten Tobasa.

Tobasa, Lintangnews.com | Guna memaksimalkan dalam peningkatan pendidikan di wilayahnya, Bupati Toba Samosir (Tobasa), Darwin Siagian melantik 43 orang Kepala Sekolah (Kepsek) dan Pengawas Sekolah di Gedung SKB Kecamatan Porsea, Selasa (9/7/2019).

“Ketika seorang Kepsek tidak mampu untuk menjalankan fungsi perencanaannya dengan baik, maka hal ini akan menyebabkan perjalanan sekolah tersebut akan terganggu. Tentu saja akan berdampak buruk bagi sekolah itu sendiri dan akan menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan,” kata Darwin.

Dari 43 orang yang diberi tugas tambahan dan dilantik menjadi pejabat fungsional tersebut, sebanyak 24 diantaranya merupakan Kepsek Sekolah Dasar (SD), 16 orang Kepsek Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3 orang Pengawas.

Disaksikan Kasten Panjaitan selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Kadis Kesehatan, Juliwan Hutapea, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil), Bonar TM Butar-butar dan istri Wakil Bupati Hulman Sitorus, Darwin menyebutkan bahwa Kepsek harus mampu menjalankan semua kegiatan sekolah, baik kegiatan operasional, maupun kegiatan non operasional.

Ditambahkan Darwin, bahwa setiap Kepsek dituntut untuk mampu dan juga handal dalam memanage, serta mengatur setiap kegiatan, dan juga perangkat yang berada di dalam lingkungan sekolah tempat dia bertugas.

“Dia harus memiliki pengaruh yang positif terhadap keseluruhan kegiatan sekolah dan juga perangkat sekolah, mulai dari suasana belajar mengajar yang kondusif, prestasi akademik, hingga meningkatnya kinerja dari guru yang mengajar,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Darwin berjanji akan memberi hadiah kepada para Kepsek yang mampu mengirimkan anak didiknya masuk ke SMA Unggulan Del dan Yasop. “Jadi perbuatlah yang terbaik bagi peningkatan mutu anak didik,” tegas Darwin.

Sementara itu, Kadis Pendidikan, Parlinggoman Panjaitan menerangkan, bahwa pelantikan itu dilaksanakan sebagai upaya penyegaran dan penggantian atas beberapa Kepsek yang sudah pensiun.

“Yang pasti, penempatan para Kepsek ini sudah melalui suatu proses seleksi intern yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik), dengan harapan mutu serta kualitas pendidikan di tingkat SD dan SMP bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Parlinggoman. (asri)