TPK Dana Desa Disinyalir Anak Kandung Pangulu Nagori Dolok Tomuan

Ilustrasi Tim Pengelola Kegiatan.

Simalungun, Lintangnews.com | Oknum Tim Pengelola Kegiatan (TPK) proyek dana desa Tahun Anggaran (TA) 2018 Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun disinyalir merupakan anak kandung oknum Pangulu Nagori, Bependi Simanjuntak.

Selain mengakibatkan TPK tidak bekerja sesuai dengan tupoksi, karena belanja bahan untuk kegiatan juga dilakukan Pangulu. Dan kegiatan diborongkan per pekerjaan alias tidak benar adanya swakelola, seperti yang dituang pada Laporan Pertanggungjawaban (LPj).

Salah seorang warga Kecamatan Dolok Panribuan inisial RS menduga, pengelolaan dana desa Nagori Dolok Tomuan terjadi penyelewengan. Seperti adanya bagi-bagi jatah bahan material untuk orang terdekat Pangulu, TPK dan kontraktor.

RS juga membeberkan, penyelewengan juga terjadi di Nagori Dolok Parmonangan. Dimana Pangulu Nagori, Remintong Manurung menghunjuk oknum TPK, Rudianto Siagian yang statusnya adalah Gamot atau Kepala Dusun.

“Begitu juga yang terjadi di Nagori Negeri Dolok. Pangulu, Carter Purba menghunjuk secara sepihak oknum TPK yakni Patar Pandiangan yang statusnya juga adalah Gamot. Kesalahannya sama dengan kedua nagori di atas,” sebutnya.

Terkait informasi dihimpun ini, Pangulu Nagori Dolok Tomuan, Bependi Simanjuntak yang coba dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) miliknya tidak bersedia menanggapi. Meski konfirmasi yang dilayangkan sudah dibaca. Lalu memblokir nomor WA nya.

Sebelumnya. Kabid Pemnag Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (DPMPN) Pemkab Simalungun, Odor Sitinjak membenarkan pihaknya telah menerima LPj dana desa ketiga Nagori tersebut dan tidak ditemukan penyelewengan.

Melainkan dari 15 Nagori di Kecamatan Dolok Panribuan, setelah dikrosscek pihaknya akhirnya dipulangkan karena administrasunya kurang lengkap dan harus dilengkapi kembali adalah LPj Nagori Marihat Dolok. (zai)