Track Record Buruk, Lukas Barus Layak Dicopot Sebagai Kadisnaker Siantar

Arif Harahap aktivis muda NU (Nahdlatul Ulama)

Siantar, Lintangnews.com | Amanah yang diberikan Wali Kota Siantar, Hefriansyah kepada Lukas Barus selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) layak dipertanyakan.

Wali Kota pun diminta berani melakukan tindakan tidak popular terhadap para bawahannya.

“Jangan bersikap ragu-raguu jika memang buruk kinerja dan track record nya. Maka hukum saja dengan dipindahkan ke tempat sesuai kemampuannya. Jangan karena ada faktor kedekatan atau karena hal lain, sehingga tetap mempertahankan pejabat yang buruk pengalaman kinerjanya,” sebut Arif Harahap aktivis muda NU (Nahdlatul Ulama), Jumat (14/6/2019).

Menurut Arif, amanah yang diberikan Hefriansyah kepada Lukas Barus layak dipertanyakan. Pasalnya Lukas Barus dinilai tergolong pejabat yang memliki track record yang buruk selama pernah memimpin sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saat menjadi Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim), Lukas Barus pernah tersandung kasus dugaan korupsi dan dilaporkan oleh LSM ke aparat penegak hukum,” ungkap Arif.

Begitu juga ketika menjabat Kaban Kesbangpol, Lukas Barus juga memiliki catatan buruk dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2017 terkait penyalahgunaan wewenang dan jabatan mengenai pemalsuan tanda tangan dan penyelewengan anggaran tahun 2017.

Sehingga menurut Arif, tidak ada lagi alasan Wali Kota Siantar untuk mempertahankan Lukas Barus sebagai Kadisnaker.

“Kita tidak tau apa motivasi Hefriansyah masih memberikan amanah kepada pejabat yang demikian. Copot saja pejabat ‘penjilat’ dan bereskan mereka (pejabat) yang suka bermain payung demi kelanggengan jabatannya,” tukas Arif.

Dirinya mempertanyakan, apa untungnya bagi pimpinan daerah mempertahankan pejabat yang hanya suka jabatan, namun tidak bisa mengemban tugas dalam mensukseskan program pemerintah daerah. “Mempertahankan pejabat seperti itu akan menjadi duri dalam daging bagi sistem pemerintahan saat ini,” tegasnya.

Sayangnya, Lukas Barus saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Nomor telepon pria bertubuh tinggi itu sedang tidak aktif. (elisbet)