Uang Hasil Curian Rp 20 Juta, 2 Pelaku Ngaku Beli Sabu dan Poya-poya

Kedua pelaku saat digiring petugas masuk ke dalam rumah tahanan Polres Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Surya Bakti Siregar dan Dedi Suarno, pelaku perampokan yang berhasil ditangkap Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Siantar mengaku, uang hasil rampokan sebesar Rp 20 juta digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu dan poya-poya.

“Saat diperiksa kedua pelaku mengaku, uang hasil curiannya digunakan membeli perlengkapan rumah tangga dan sabu sebesar Rp 20 juta,” kata Kapolres, AKBP Budi P Saragih dihadapan awak media, Rabu (22/1/2020).

AKBP Budi menjelaskan, perampokan itu dilakukan setelah Surya sebagai otak pelaku perampokan bertemu dengan Dedi di rumah rekan pelaku.

Dengan spontan, Surya merencanakan perampokan dihadapan para pelaku.

“Jadi saat bertemu Surya dengan para pelaku di rumah rekan Dedi, saat itu lah dia (Surya) merencanakan perampokan itu,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, 4 orang pelaku melakukan perampokan di rumah korban, Karmina boru Lumbanraja di Jalan Tualang, Kelurahan Kahean, Kecanatan Siantar Utara, pada Jumat (22/11/2020.

Saat itu para pelaku berhasil menggasak barang perhiasaan emas, laptop dan uang tunai sebesar Rp 400 juta dari dalam lemari.

Dua orang pelaku berhasil dibekuk petugas pada Sabtu (18/1/2020) setelah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Namun saat itu petugas harus melakukan tindakan tegas dan terukur menembak kaki kedua pelaku. Ini dikarenakan keduanya mencoba melarikan diri saat petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. (Irfan)