Wacana Ajukan Interpelasi, Ini Upaya akan Dilakukan Fraksi Gerindra DPRD Simalungun

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Simalungun, Bona Uli Rajagukguk.

Simalungun, Lintangnews.com | Fraksi Gerindra DPRD Simalungun akan melakukan komunikasi lintas fraksi dalam rangka mengajukan hak interpelasi terhadap Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga atas belum dicabutnya Surat Keputusan (SK) pengangkatan Tenaga Ahli dan penonjoban terhadap 19 orang pejabat eselon II.

“Mengacu pada tata tertib (tatib), hak interplasi sebagaimana dimaksud pada pasal 87 huruf a diusulkan paling sedikit 7 orang anggota DPRD dan lebih 1 fraksi. Kami akan melakukan komunikasi dengan lintas fraksi di DPRD Simalungun,” tegas Ketua Fraksi Gerindra, Bona Uli Rajagukguk, Jumat (3/12/2021).

Bona Uli menjelaskan, usul sebagaimana dimaksud pada ayat 1 disampaikan kepada pimpinan DPRD yang ditandatangani para pengusul dan diberi nomor pokok oleh Sekretariat DPRD. Ini disertai dengan dokumen materi kebijakan dan alasan meminta.

“Belum dapat kami pastikan kapan pelaksanaannya. Sebab mengacu tatib, kami akan lakukan lebih dulu kominikasi lintas fraksi. Yang pasti materi dan alasan sudah kami bahas. Ada 2 poin tentang belum dicabutnya SK pengangkatan tenaga ahli dan tentang job fit,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, efek keengganan orang nomor satu di Pemkab Simalungun itu membatalkan SK pengangkatan Tenaga Ahli, salah seorang inisial CH sering hadir pada rapat rapat penting di DPRD Simalungun. Bahkan duduk sejajaran dengan para pejabat eselon di Pemkab Simalungun.

Hal ini tidak pernah mendapatkan teguran dari unsur pimpinan di DPRD Simalungun. Terkhusus dari Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani selaku orang yang paling bertanggung jawab atas lembaganya. Diduga itu terjadi mengingat Partai Golkar tak lain merupakan partai pengusung Radiapoh saat Pemilihan Kepala Daerag (Pilkada) tahun 2021 lalu. (Zai)