Wali Kota dan Sekda Siantar Tertutup Soal Hasil Assesment Pejabat Eselon II 

Sejumlah pejabat eselon II Pemko Siantar saat ikuti assesment beberapa waktu lalu.

Siantar, Lintangnews.com | Wali Kota Hefriansyah dan Sekretaris Daerah, Budi Utari Siregar didesak untuk membuka hasil assesment (uji kompetensi ) pejabat eselon II yang dilakukan bulan September tahun lalu.

Apalagi dinilai hasil assement telah diserahkan tim Panitia Seleksi (Pansel) kepada Wali Kota. Namun hingga kini hasilnya belum ada dibuka ke publik.

Koordinator Front Bela Rakyat (FBR), Bilson Panjaitan menilai, Wali Kota dan Sekda terkesan tertutup dengan hasil assesment yang dilakukan terhadap para pejabat eselon II.

“Publik perlu tau hasil assesment yang dilakukan oleh Pemko Siantar, apalagi ini masalah pertanggungjawaban uang rakyat yang dipakai,” tutur alumni mahasiswa Universitas Simalungun (USI) ini, Kamis (24/1/2019).

Pria bertubuh tinggi ini juga mengkritik kinerja Budi Utari Siregar yang juga merupakan Ketua Tim Pansel Assesment. Menurutnya, Budi Utari juga punya tanggungjawab moral untuk membuka hasil assessment.

“Jangan biarkan asumsi-asumsi liar menjadi perbincangan di masyarakat. Kalau ini dibiarkan akan menjadi borok buruk bagi Pemko Siantar,” paparnya.

Seperti diketahui, uji assessment untuk Pimpinan Tingkat Pratama (Kadis) Pemko Siantar yang dilakukan dari tanggal 3-7 September 2018 itu sampai saat ini belum disampaikan ke publik. Akibat hal ini, berbagai persepsi negatif muncul karena tertutupnya hasil assesment tersebut. (elisbet)