Wali Kota Tebingtinggi Buka Sosialisasi Bansos PKH, BPNT dan Beras Madani 

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan sambutannya pada para peserta sosialisasi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan membuka resmi sosialisasi bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Beras Madani Tahun 2019, Selasa (26/2/2019) bertempat di Gedung Balai Kartini.

Hadir dalam kegiatan itu, mewakili Kapolres, Pimpinan Cabang BRI Tebingtinggi Suri Wahono, mewakili Ketua KPUD, Ketua MUI, Danramil 13 Tebingtinggi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, Karang Taruna, serta para peserta sosialisasi.

Dalam arahannya, Wali Kota mengatakan, dirinya pernah berkunjung ke beberapa negara, baik itu Asia Tenggara maupun Eropa, jika tidak ada negara sebaik Indonesia yang memberikan bantuan mulai dari uang, beras sampai jaminan kesehatan gratis.

“Karena itu sebagai bangsa Indonesia bersyukurlah kita tinggal di Indonesia. Pemerintah kita perhatian dan itu jelas. Kalau ada lagi yang menjelek-jelekkan pemerintah itu salah besar,” sebutnya.

Umar Zunaidi menuturkan, yang diberikan pemerintah bantuan seperti ini semata-mata ingin mensejahterakan dan melindungi masyarakatnya. Namun dia mengingatkan, bahwa bantuan itu bukan berarti membuat malas untuk bekerja.

“Karena bukan ini maksudnya, tapi untuk membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu, karena tangan di atas lebih baik dari pada di bawah,” sebut Wali Kota.

Terakhir mengenai Pemilihan Umum (Pemilu), Umar Zunaidi menghimbau dan mengajak masyarakat agar untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak suaranya menurut hati nuraninya masing-masing. Karena dana yang dikeluarkan negara untuk Pemilu itu sangat besar dan sayang bila disia-siakan.

Kegiatan diwarnai dengan pemberian langsung secara simbolis oleh Wali Kota berupa buku tabungan PKH, buku tabungan BPNT serta beras madani sebanyak 10 kg.

Ada pun data penerima bantuan PKH sebanyak 4.962 orang, BPNT 8.629 orang dan beras madani 4.521 orang. (purba)