Warga Binaan Lapas Tebingtinggi Ikuti Sosialisasi Pemilu 2019

Foto bersama usai kegiatan sosialisasi Pemilu 2019 di Lapas Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | KPUD Kota Tebingtinggi melaksanakan sosialisasi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tebingtinggi.

“Untuk meningkatkan partisipasi, KPUD harus gencar melakukan sosialisasi terkhusus bagi WBP harus tau kapan pelaksanaan Pemilu 2019,” ucap Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPUD Tebingtinggi, Emil Sofyan didampingi Kordiv Perencanaan Data dan Informasi Rudi Herwin dan Kalapas Klas II B Tebingtinggi Theo Adrianus Purba dihadapan ratusan WBP, Jumat (11/1/2019) di aula Lapas di Jalan Pusara Pejuang.

Emil mengatakan, KPUD Tebingtinggi mempunyai kewajiban untuk mendata masyarakat yang sudah memenuhi syarat untuk memilih dan WBP juga wajib didata jika sudah memenuhi syarat.

“Ada 392 orang WBP yang memenuhi syarat dan sudah terdata ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019,” katanya.

Selain memastikan terdata, Emil juga menjelaskan sosialisasi ini bertujuan untuk meminimalisir potensi golongan putih (golput) atau tidak mencoblos bagi WBP di Lapas.

Warga binaan Lapas Tebingtinggi saat mengikuti sosialisasi Pemilu 2019.

“Untuk itu, KPUD mengajak WBP aktif berperan dalam menyalurkan hak pilih pada tanggal 17 April 2019 mendatang,” ujarnya seraya menambahkan, ada 513 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan untuk Lapas, KPUD Tebingtinggi menyediakan 3 TPS.

Sementara itu, Kalapas Theo Adrianus Purba mengatakan siap mendukung program kerja KPUD Tebingtinggi baik itu dalam pendataan pemilih maupun peningkatan partisipasi.

“Nanti kita akan mengarahkan WBP untuk menyalurkan hak pilih pada tanggal 17 April mendatang sesuai dengan pilihannya,” tandas Purba.

Dia juga memastikan tidak ada pihak-pihak yang akan mempengaruhi pilihan bagi WBP dalam menentukan pilihannya. (purba)