Warga Haranggaol Kecewa Sabolas Pasaribu Dinonjobkan Bupati Simalungun

Camat Haranggaol, Sabolas Pasaribu.

Simalungun, Lintangnews.com | Hampir seluruh warga Kecamatan Haranggaol kecewa dengan tindakan dari Bupati Simalungun, JR Saragih.

Pasalnya, Sabolas Pasaribu dinonjob kan dari jabatannya sebagai Camat Haranggaol, diduga akibat berita sampah yang viral di media sosial (medsos).

Seperti penuturan Libert Ronald Sinaga selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagori (LPMN) Haranggaol yang mengaku kecewa melihat tindakan tidak terpuji tersebut.

“Kami kecewa, karena banyak program Camat yang membantu warga Haranggaol. Seperti Wajah Baru Haranggaol dan itu salah satu misi visi bersama warga Haranggaol. Belum terealisasi Camat sudah ganti dan programnya pasti gantung. Kami berharap, agar hal ini jangan terulang lagi sehingga program demi kemajuan Kecamatan Haranggaol tercapai,” kata Ronald, Rabu (3/7/2019).

Terpisah, pengurus inti Wajah Baru Haranggaol, Rikson Saragih menyesalkan tindakan oknum yang menyebar luaskan video sampah tanpa konfirmasi dahulu.

“Ya kami menyesalkan tindakan oknum penggiat medsos yang langsung memviralkan video pembuangan sampah tanpa konfirmasi dulu ke Camat,” ungkap Rikson.

Rikson juga membeberkan, bahwa niat mereka untuk membuat potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) di Haranggaol semakin lebih baik akhirnya sudah buyar.

“Wajah baru Haranggaol yang digagasi Camat, Tokoh Agama bersama tokoh masyarakat mempunyai program inti pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Dari Keramba Jaring Apung (KJA) dan lingkungan masyarakat untuk bisa diolah menjadi pupuk organik dan pestisida hayati bisa digunakan petani darat, akhirnya buyar semua. Camat nonjob akibat sampah juga,” kesal Rikson.

Dia berharap, kedepanya bicara terlebih dahulu kepada yang bersangkutan, agar semua tidak mengalami kejadian serupa.

“Bicara lah dulu sama pak Camat, jangan sedikit-sedikit ngedumel di medsos. Jadinya kan begini, camat Haranggaol jadi korban. Padahal sampah itu tidak langsung ke Danau Toba , tapi di pinggiran. bahkan ada sekira 4-5 meter dari Danau Toba,” tukasnya.

Sementara Sabolas Pasaribu ketika dikonfirmasi, membenarkan dirinya dinonjobkan oleh Bupati Simalungun. “Benar Tulang (Paman),” kata Sabolas melalui pesan WhatsApp (WA). (soemardi)