Warga Kelambir Dilarang Keluar Rumah 3 Hari saat Waktu Magrib

Ritual tolak bala kampung yang dilaksanakan di Desa Kelambir.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Warga Desa Kelambir, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang dilarang keluar rumah pada saat waktu Magrib selama 3 hari berturut-turut.

Ini disampaikan saat ritual pada acara ‘tolak bala kampung’ yang dilaksanakan, Sabtu (27/8/2021) di Desa Kelambir.

Ritual yang rutin diadakan secara turun temurun itu dihadiri Kepala Desa (Kades), Sahrial, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ustadz Alfi Sahril, Nazir Masjid, Munawar dan Tokoh Masyarakat.

Beberapa sesajian berupa beras berteh pisang, pulut, rampai bunga dan benang 3 warna tersedia di ritual tolak bala itu.

Tokoh Masyarakat, Ustadz Alfi mengatakan, tolak bala kampung itu untuk memohon kepada Allah SWT agar mengangkat segala macam penyakit di Desa Kelambir dan menjauhkan dari malapetaka.

“Kami berharap warga dapat diberikan kesehatan dan rezeki,” katanya.

Selain membawa sesajian, juga disertai membaca surah pendek, tahtim, tahlil dan doa. Setiap warga yang menghadiri acara tolak bala kampung harus mengikuti anjuran dari pemimpin ritual. Seperti tidak keluar rumah saat Magrib selama 3 hari berturut-turut.

Kades Sahrial mengucapkan terima kasih pada panitia tolak bala kampung yang telah memfasilitasi acara itu. Menurutnya, dengan  tolak bala kampung ini, berharap Desa Kelambir dijauhi dari wabah penyakit dan Virus Corona.

“Saya juga berharap para warga dapat mematuhi anjuran dari pimpinan doa tolak bala, agar kita terhindar dari penyakit dan malapetaka,” paparnya.

Acara tolak bala kampung ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menyediakan masker dan cuci tangan. (Idris)