Warga Pintu Batu Harapkan PT TPL Tetap Beroperasi

Warga Pintu Batu, Ramli Panjaitan.

Toba, Lintangnews.com | Ramli Panjaitan (50) warga Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba merasa keberatan dengan sekelompok masyarakat yang menginginkan PT Toba Plup Lestari Tbk (TPL) ditutup.

Menurut Ramli, perusahaan harus tetap buka karena banyak warga Toba bekerja di PT TPL yang beroperasi di Kecamatan Parmaksian itu.

Hal senada juga diucapkan Colbet Silaen (39), salah seorang karyawan PT TPL yang bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga semata.

Keduanya menuturkan, banyaknya tudingan yang tidak sesuai dengan data atau fakta di lapangan terhadap PT TPL. Seperti, perambahan hutan, pencemaran Danau Toba dan polusi udara.

Ramli menyarankan, agar mendatangkan ahli untuk meneliti persoalan limbah yang dituduhkan dan perambahan hutan. Menurutnya, semua yang dituduhkan sekelompok masyarakat kepada perusahaan penghasil pulp ini tidak benar dan hanya isu tak jelas.

“Sementara PT TPL hingga saat ini tetap masih beroperasi dan mempekerjakan karyawan, serta memberikan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga Toba,” tukasnya, Senin (28/6/2021).

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, banyak perusahaan mengurangi karyawan dan akhirnya tutup. Namun PT TPL masih mempekerjakan karyawannya dan tidak memutus hubungan kerja.

“Hal ini dirasakan para pekerja dan dalam mendukung program pemerintah, perusahaan tetap memberikan bangtuan dan dirasakan masyarakat luas. Kalau PT TPL tutup, kemana para karyawan itu,” ungkap Ramli.

Dirinya juga memohon kepada pemerintah agar perusahaan itu tetap diawasi. “Kami tetap menginginkan PT TPL tetap buka,” ungkap Ramli mengakhiri. (Aldy)