Warga Siantar yang Kurang Mampu Dihimbau Melapor ke Kantor Kelurahan  

Kepala Dinas Sosial P3A Pemko Siantar, Pariaman Silaen didampingi Kabid Sosial, Resbon Sinaga saat menyerahkan bantuan kepada Juliastina penderita lumpuh.

Siantar, Lintangnews.com | Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menghimbau kepada masyarakat yang kurang mampu supaya tidak langsung menyalahkan Pemko Siantar dalam hal pemberian bantuan.

Hal ini disampaikan Resbon Sinaga selaku Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dinsos P3A, saat dikonfirmasi, Sabtu (6/7/2019).

Menurutnya, warga harus agresif dengan melaporkan membutuhkan bantuan ke kantor Kelurahan masing-masing melalui Relawan atau Perangkat Kelurahan, sehingga mendapatkan surat miskin. Karena data warga di kantor Kelurahan sudah tersambung langsung ke kantor Dinsos P3A.

“Masyarakat bila mengharapkan bantuan dapat langsung melaporkan ke kantor Kelurahan masing-masing, karena kami pasti akan berusaha membantu pengurusan administrasi. Kalau pun tidak dapat langsung mendapatkan bantuan, minimal warga itu sudah masuk daftar tunggu sebagai penerima bantuan,” terang Resbon.

Sehari sebelumnya, Jumat (5/7/2019),Dinsos P3A Pemko Siantar mengunjungi Juliastina penderita lumpuh yang tinggal di Jalan Teratai, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, dengan memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara langsung.

Kepala Dinsos P3A Pariaman Silaen menyampaikan, setelah melihat kondisi Juliastina, dinilai cukup layak mendapatkan bantuan dari pihaknya dengan memberikan KIS.

“Berdasarkan amatan kita, dia (Juliastina) membutuhkan pengobatan untuk kakinya agar dapat beraktivitas kembali,” sebut Pariaman.

Lanjutnya, perempuan yang bersuamikan Wahono ini, sudah didaftarkan peserta penerima Jamkesda 4 hari sebelum Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu datang menjenguk ke rumahnya.

Pariaman mengakui pihaknya telah mengirimkan data Juliastina ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mendapatkan dana bantuan orang cacat sebagaimana yang ada di program Kemensos.

“Sudah kami masukkan ke Kemensos untuk penerima dana bantuan orang cacat” tutupnya. (Elisbet)