Yudi Alfian Kembangkan Sayuran Hidroponik untuk Bantu Perekonomian Keluarga

Yudi Alfian di penangkaran sayuran hidroponik miliknya.

Deliserdang, Lintangnews.com | Ternyata berbudi daya menanam sayuran secara hidroponik,tidak perlu memiliki keahlian khusus dan biaya mahalnya.

Ini terbukti seperti yang dilakukan seorang warga Dusun II Desa Sidourip, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Yudi Alfian (26), dengan memanfaatkan barang bekas seperti stero form(gabus) dan bekas botol air mineral sudah bisa menjadi wadah tempat menanam sayuran hidroponik.

Seperti penuturan Yudi Alfian, Rabu (30/1/2019), sayuran yang dibudidayakannya ini tidak ditanam di tanah, melainkan bergantung dengan air (hidroponik) dan tak memerlukan pestisida.

“Cukup memanfaatkan barang bekas seperti bekas botol air mineral dan steroform (gabus) atau sejenis benda yang bisa menampung air. Kita sudah bisa budidaya sayuran hidroponik,” ujarnya.

Berbagai jenis sayuran yang dibudidayakan Yudi Alfian.

Lanjut bapak 1 anak ini, dengan membeli sedikit bibit sayuran, bisa langsung menanam sayuran tersebut. Saat ini Yudi Alfian baru memiliki lahan 9 x 8 meter sebagai tempat penangkaran sayuran yang baru ditekuni 4 bulan terakhir.

Ada beberapa jenis sayuran yang ditanaminya antara lain, selada, kangkung, tomat dan sawi. Sedangkan metode penanamannya dibuat sistim rakit apung. Dalam budi daya ini tak perlu pestisida dan biaya mahal, hanya ditekuni agar bisa berhasil.

“Saat ini saya sudah 4 kali panen dan masih di pasarkan di tetangga sekitar rumah saja. Alhamdulillah, sementara ini hasilnya bisa membantu ekonomi keluarga saya,” sebutnya.

Kedepannya Yudi Alfian akan mengembangkan lagi, karena dengan menanam sayuran hidroponik hasilnya bisa menambah perekonomian keluarga. Dirinya juga berharap, pihak Dinas Pertanian (Distan) Pemkab Seliserdang dapat membantu agar masyarakat di sekitar bisa berbudidaya sayuran hidroponik. (idris)