Dua Ormas Nyatakan Tolak Keras Perjudian di Samosir

Ketua FBI Samosir, Harisma LP Simbolon dan Ketua PBB Samosir, Roland Sitanggang.

Samosir, Lintangnews.com | Dua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Samosir menyatakan, menolak tegas segala praktek perjudian yang diduga semakin marak di daerah itu.

Forum Batak Intelektual (FBI) dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Samosir menolak bentuk perjudian dalam bentuk apa pun di wilayah hukum Polres Samosir.

Ketua FBI Samosir, Harisma LP Simbolon kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021) menuturkan, di tengah sulitnya perekonomian akibat pandemi Covid-19, perjudian akan semakin membuat masyarakat erpuruk.

“Karena perjudian dapat menimbulkan kesusahan dan keresahan di tengah-tengah masyarakat Samosir,” tegas Harisma.

Menurutnya, hasil pertanian yang saat ini belum memuaskan ditambah persoalan perjudian justru akan semakin memberatkan perekonomian rakyat. “Kasihan warga Samosir terutama petani, apabila judi dibiarkan,” jelasnya.

Pihaknya berharap Kapolres Samosir bersama jajarannya dapat menindak tegas pelaku judi di negeri indah asal mula peradaban Suku Batak itu.

Hal senada disampaikan Ketua PBB Samosir, Roland Sitanggang ketika dimintai tanggapannya terkait maraknya perjudian jenis Toto Gelap (Togel) dan KIM di daerah itu.

“Judi bisa merusak mental masyarakat Samosir dan akan berdampak pada kesejahteraan mereka. Ini juga dapat meningkatkan angka kejahatan di Samosir. Ketika uang tidak ada untuk berjudi, maka akan meningkatnya tingkat pencurian maupun kriminal sebagai modal bermain judi,” paparnya, Minggu (16/5/2021).

Lanjutnya, ini juga berdampak buruk kepada citra Budaya Habatakon yang pastinya akan memudar secara lambat laun di Samosir, karena jika mental rusak maka akan berdampak bagi segala aspek kehidupan dan lupa bekerja karena hanya mengharapkan uang secara instant.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, mari kita bersama-sama dan bersinergi menyelamatkan Kabupaten yang bertuah ini dari kerusakan mental dan penyakit masyarakat (pekat,” paparnya.

Roland juga berharap, agar saling berkoordinasi jika ada yang melihat praktek perjudian. Selain itu, pemerintah setempat dan pihak Kepolisian jangan membiarkan, serta tak perlu takut menindaknya.

“Harapan kepada penegak hukum, agar jeli dalam hal ini. Pasalnya, ini merupakan ranahnya Kepolisian, karena polisi itu adalah penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat sipil,” seraya menambahkan, pihaknya siap berkoordinas dengan Polres Samosir demi menyelamatkan Kabupaten ini dari keterpurukan mental karena judi. Ini saatnya kita bekerja sama demi kebaikan bersama,” paparnya.

Sebelumnya, Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon dengan tegas menyatakan menolak segala bentuk judi di wilayah hukum (wilkum) yang dipimpinnya.

“Kita akan mengembangkan dan mengejar bandar judi togel, serta mengenakan pasal pencucian uang bagi mereka,” ujar AKBP Josua. (Tua)