Akibat Layas, Anggiat Hutapea Tewas Ditikam Kriston Butar-Butar di Hatonduhan

Pelaku penikaman diamankan di Polsek Tanah Jawa.

Simalungun, Lintangnews.com | Kriston Horas Butar-Butar (27) warga Huta I Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun menikam perut Anggiat Hutapea (17) warga Huta Hatonduhan, Kecamatan Hatonduhan, sebanyak 2 liang hingga tewas, Rabu (2/1/2019) sekira pukul 00.30 WIB.

Pembunuhan sadis terhadap korban yang diketahui merupakan pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) itu terjadi di Huta Buntu Sialtong, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.

Diduga ini dipicu permasalah sepele, saat pelaku memarkirkan sepeda motor miliknya. Namun korban mengancam akan mematikan pelaku.

Informasi dihimpun, Kamis (3/1/2019), awalnya, Selasa (1/1/2019) malam sekira pukul 00.00 WIB, tersangka memarkirkan sepeda motornya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pisau yang digunakan menikam korban. 

Korban lalu mengusir pelaku dengan cara menyuruh menggeserkan sepeda motornya maju kedepan. “Maju kau, geser keretamu,” ucap korban.

Tak terima, pelaku lalu menantangnya. “Kau aja yang maju ke depan. Karena aku tidak bisa lagi lewat,” tantang tersangka.

Ternyata korban menolak menggeser sepeda motor miliknya, lalu mengancam. “Ku matikan nanti kau,” tantang korban.

Karena kesal, pelaku pulang ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 2 Km dari lokasi kejadian.

Korban saat berada di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih. 

Setelah mengambil sebilah pisau dari rumahnya, pelaku selanjutnya mendatangi korban ke TKP.

Tidak lama kemudian, tepatnya Rabu (2/1/2019) sekira pukul 00.30 WIB, pelaku menemukan keberadaan korban. “Daripada aku yang kau matikan, lebih baik kau yang kumatikan,” kata pelaku.

Lalu menghujamkan pisau yang dibawanya ke arah perut korban sebelah kiri sebanyak 2 kali.

Melihat korban roboh bersimbah darah, selanjutnya pelaku langsung kabur ke kampungnya.

Lokasi terjadinya penikaman terhadap korban. 

Menerima informasi adanya pembunuhan, pihak Polsek Tanah Jawa langsung mendatangi TKP.

Namun korban ditemukan sudah tewas dan petugas langsung membawa ke Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar.

Sementara pelaku dan barang bukti sebilah pisau berhasil diamankan petugas di kampungnya. Hingga saat ini pelaku masih ditahan di Polsek Tanah Jawa. (zai)