Aneh, Kondisi Keuangan PDPHJ Surplus, Namun Tak Mampu Bayar Gaji

Ferry Sinamo bersama Suandi Apohman Sinaga ditemui di ruangan Komisi II DPRD Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Persoalan mandeknya gaji pegawai Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) diduga sebuah hasil dari persekongkolan antara Wali Kota Siantar Hefriansyah selaku pemilik dengan jajaran Direktur perusahaan daerah tersebut yang tidak ada niat untuk memperbaiki.

Ferry Sinamo bersama rekan satu fraksinya Suandi Apohman Sinaga ditemui di ruangan Komisi II DPRD Siantar, Selasa (14/1/2020) menilai, Hefriansyah tak memiliki etikad baik untuk memperbaiki PDPHJ.

Terbukti undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilayangkan pihaknya beberapa waktu lalu tak dihadiri Wali Kota.

Ia merasa heran dengan kinerja Wali Kota, persoalan gaji di PDPHJ yang menjadi polemik sampai saat ini tak bisa diatasi.

“Tujuan dari lahirnya perusahaan itu untuk mensejahterakan rakyat Siantar sampai saat ini kan nggak ada terwujud,” ungkapnya.

Ferry juga merasa heran dengan kinerja jajaran Direktur perusahaan plat merah tersebut karena setelah dianalisa keuangan PDPHJ mengalami surplus.

“Sesuai pengakuan dari Direktur pada RPD kemarin jumlah antara pemasukan dan pengeluaran masih surplus. Itu juga akan kita tagih di paripurna hak interpelasi nantinya,” terangnya.

Ditambahkan Suandi Apohman Sinaga, pihaknya juga akan menelusuri penyertaan modal yang berasal dari APBD dalam beberapa tahun ini.

“Kalau mereka sebut penyertaan modal untuk gaji, itu jelas tidak bisa. Bisa masuk penjara nanti,” pungkasnya. (Elisbet)