Aset Pustu di Buntu Turunan Dicaplok, Camat Hatonduhan Ngaku Tak Tau

Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir.

Simalungun, Lintangnews.com | Camat Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Maryaman Samosir mengaku tak tau jika aset gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Nagori Buntu Turunan dicaplok pihak lain.

“Gak tau saya. Tapi saya dengar aset Pustu itu diruislag (tukar guling) si Mukkin. Gak tau saya bangunan Pustu sudah dibongkar. Itu bukan aset Kecamatan, tetapi Dinas Kesehatan (Dinkes,” kata Maryaman, Kamis (1/8/2019) di perkantoran DPRD Simalungun.

Sebelumnya, sumber yang tidak ingin disebut identitasnya, jika pencaplokan terhadap aset Pustu terjadi setelah Pemkab Simalungun membangun Puskesmas di Titi Beton di Nagori tersebut.

“Dipindah ke Titi Beton Puskesmasnya. Pustu itu diambil si Nainggolan Pangulu Nagori Buntu Turunan. Itu kan aset daerah. Diambilnya untuk pribadinya. Gak tau saya dijadikan apa,” ungkapnya.

Lanjutnya, yang penting Pustu itu dikuasai Pangulu. “Katanya diruislag, karena bersangkutan Pangulu, mudah saja mengubah surat-suratnya. Itu aset daerah, bukan Nagori,” sambungnya.

Lanjutnya, sebelum Puskesmas dibangun, lahan tanahnya diserahkan kepada daerah. Maka itu otomatis aset daerah, sama seperti Pustu yang dicaploknya. Awalnya diserahkan, justru menjadi aset daerah. (Zai)