Asyik Tandatangani Laporan Bulanan di Cafe Regar, Mobil Korwil Ujung Padang Diseruduk Truk

Mobil Avanza BK 1713 WI tampak bagian belakang setelah diseruduk ‘bokong’ truk trailer muatan semen.

Simalungun, Lintangnews.com | Mobil Toyota Avanza nomor polisi (nopol) BK 1713 WI milik oknum Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Abdul Rahman Purba ringsek usai diseruduk ‘bokong’ 1 unit truk trailer bermuatan semen, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Informasi yang dihimpun, Jumat (5/6/2020), kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu terjadi diduga akibat truk trailer Mercedes Benz roda 16 nopol BK 9445 DH mengalami kerusakan sistim hidrolik pengereman pada tanjakan di PB Perdagangan.

“Kami sama pak Korwil lagi menandatangani berkas laporan bulanan dan sembako di Cafe Regar Perda. Mobil kita berdua parkir di atas, tetapi agak berjarak kira-kira 7 atau 8 meter,” ungkap sumber.

Dikatakan sumber, keberadaan mobilnya pada saat kejadian persis parkir di depan mobil Abdul Rahman. Lalu melintas truk bermuatan semen menuju Simpang Kalvin.

“Mobil saya di depan mobil pak Korwil. Ada truk bawa semen mau ke Simpang Kalvin. Namun gak tarik saat di tanjakan itu. Sempat berhenti diganjal batu, tetapi gak berhasil,” imbuhnya.

Akibatnya ‘bokong’ truk menyeruduk mobil Abdul Rahman, sehingga yang terlihat hanya bagian belakangnya saja.

“Kita doakan semoga pak Korwil sehat dan sabar menghadapinya,” tukas sumber diduga salah seorang guru juga Kepala Sekolah (Kepsek) di Ujung Padang ini.

Insiden itu juga mengakibatkan nyaris ambruk 1 unit dari sejumlah cafe di bantaran Sungai Bah Bolon di Perdagangan, Kecamatan Bandar. Pemilik cafe bernama Kartini (46) mengalami luka berat di kepala akibat tertimpa broti. Dirinya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Karya Husada Perdagangan, Kecamatan Bandar.

Kejadian itu tidak ditangani pihak Kepolisian. Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo melalui Kasat Lantas, Iptu Jodi Indrawan diteruskan Kanit Laka, Ipda Ramadan membenarkannya. “Iya tetapi tidak bersedia kita tangani,”  imbuhnya.

Terkait peristiwa laka lantas akibat kelalaian itu telah membuat surat pernyataan, jika tidak ada yang keberatan. (Zai)