Bagas Saragih Ditemukan Tewas di Sungai Padang Tebingtinggi

Tim SAR Tagana Kota Tebingtinggi saat mengevakuasi jasad korban.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Tim SAR Tagana Kota Tebingtinggi akhirnya menemukan jasad bocah yang hanyut terbawa arus aliran Sungai Padang sebelum 24 jam, di daerah Kampung Buah Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Selasa (4/5/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Korban Bagas Saragih (6) hanyut terbawa arus Sungai Padang saat sedang asyik mandi-mandi bersama teman-temannya, Senin (3/5/2021) sekira pukul 17.30 WIB. Korban merupakan anak keempat dari pasangan Naomi Boru Marpaung (36) dengan Parlindungan Saragih, warga Lingkungan II Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Diketahui korban ditemukan dalam kondisi bugil dan mulai mengambang di permukaan air sungai.

Tim melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Padang dengan menggunakan 3 unit perahu karet milik Dinas Sosial 2 unit dan 1 unit milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi.

Saat mayat dievakuasi dan kantung jenazah dibuka untuk memperlihatkan jasad korban kepada orang tuanya, otomatis suasana pecah dengan suara jerit dan tangis di lokasi kejadian.

Jenazah sebelum disemayamkan di rumah duka, terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi guna dilakukan Visum Et Revertum (VER) guna keperluan penyelidikan pihak Polres Tebingtinggi.

Selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga korban guna disemayamkan di rumah duka untuk segera dikebumikan.

Sebelumnya korban bersama abangnya Rafi Saragij (8) dan 4 orang temannya Senin (3/5/2021) sore itu sedang asyik mandi-mandi di aliran Sungai Padang yang berada di sekitar kediamannya.

Tampak di lokasi penemuan jenazah, Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). (Purba)